Selasa, 25 Januari 2011 19:30 WIB News Share :

Crop circle muncul di Bantul

Jogja (Espos)–Belum selesai misteri crop circle di Dusun Jogomangsan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, terpecahkan, kini warga Jogja dikejutkan dengan munculnya crop circle lain, yang kali ini terdapat di Dusun Wanujoyo, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul.

Sekilas crop circle itu memang mirip seperti crop circle yang ditemukan sebelumnya di Sleman. Namun bentuknya tidak serapi yang ada di Sleman. Pantauan di lokasi, Selasa pukul 16.45 WIB, lokasi crop circle itu ramai kendati lokasi masih gerimis setelah hujan lebat. Ada garis polisi kuning, namun belum tampak personel polisi yang berjaga.

Crop circle itu memakan dua petak sawah yang panjangnya masing-masing 30 meter dan selebar 10 meter. Bulir-bulir padi di Bantul ini sekitar dua minggu lagi akan panen. Formasi rebahan padi ke arah selatan. Berbeda dengan crop circle yang di Berbah, Sleman, yang memiliki pola yang rapi, pola crop circle di Bantul ini ada yang tidak beraturan. Tak tampak bentuk jelas dari crop circle ini, karena jauh dari tempat menonton di Bukit Patuk, sekitar 1 kilometer.

“Berbeda tapi hampir mirip sama yang pertama,” kata Andre Tohjaya saat dihubungi detikcom, Selasa (25/1). Andre merupakan warga Desa Jogotirto yang memotret crop circle. Menurut Andre, foto dia juga diambil dan dianalisa oleh komunitas UFO Julius Perdana. Menurut warga sekitar lokasi, crop circle ini sebenarnya sudah lama terjadi. Warga baru sadar ketika melihat tayangan di televisi mengenai pemberitaan crop circle di Sleman.

dtc

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…