Selasa, 25 Januari 2011 15:27 WIB Sragen Share :

Angin ribut landa Sukodono, satu rumah roboh

Sragen (Espos)–Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Dukuh Jobong RT 8, Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Sragen pada Senin (24/1) sore mengakibatkan sebuah rumah milik warga ambruk.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana yang menimpa keluarga Sri Handoko, 35, warga Jobong RT 8, hanya kerugian diperkirakan mencapai Rp 13,5 juta. Istri korban, Irdawati, 33, saat ditemui Muspika Sukodono mengungkapkan ambruknya rumah bagian belakang miliknya bermula saat hujan turun disertai angin ribut.

Dia mengatakan, tiba-tiba terdengar suara bagian rumah mau ambruk. “Saat itu saya baru menyuapi anak saya di rumah belakang sebelum runtuh. Tiba-tiba terdengar suara brek dari arah belakang. Saya segera berlari ke depan rumah bersama anak saya. Setelah menoleh ke belakang, ternyata bangunan rumah sudah runtuh,” ujarnya.

Irdawati sempat berteriak meminta tolong tetangga sekitar. Setelah mendengar jeritan Irdawati beberapa warga segera berdatangan untuk membantunya mengamankan beberapa perabot rumah tangga yang tertimpa bangunan rumah.

Camat Sukodono Tedi Rosanto dalam laporannya di Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol &Linmas) Sragen, mengungkapkan Muspika Sukodono memberikan bantuan kepada keluarga korban berupa sembako dan uang tunai sekedarnya. Akibat kejadian itu, paparnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 13,5 juta.

trh

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….