Selasa, 25 Januari 2011 21:27 WIB News Share :

2013, Jateng operasikan angkutan BBG

Semarang (Espos)–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng akan mengoperasikan kendaraan angkutan massal menggunakan bahan bakar gas (BBG), guna mengantisipasi mahalnya bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin. Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng Teguh, Dwi Paryono, menyatakan pengoperasian angkutan massal BBG dijadwalkan dilakukan pada 2013.

“Angkutan massal berbahan bakar gas ini sebagai langkah antisipasi semakin mahalnya BBM bensin yang mulai pertengahan tahun subsidinya akan dicabut oleh pemerintah,” katanya di Semarang, Senin (24/1).

Sebagai tahap awal, sambung Teguh, angkutan massal tersebut akan dioperasikan untuk jurusan Semarang-Salatiga-Solo. Selanjutnya jurusan Klaten, Jogja, serta kota-kota lainnya. Menurut ia, moda transportasi massal menggunakan BBG akan menguntungkan secara ekonomi dan lingkungan.

“Sebab harga bahan bakar gas lebih murah dibandingkan dengan BBM bensin. Selain itu juga ramah lingkungan dan bersih,” ujarnya. Lebih lanjut Teguh menyatakan persiapan sarana dan prasarana pendukung operasional angkutan massal BBG dilakukan pada awal 2012.

Kebutuhan BBG, sambung Teguh, tak ada masalah karena nantinya akan dipasok Pertamina yang sedang membangun penampungan liquid natural gas (LNG) di lepas pantai Semarang. “Gas ke depan tak hanya hanya dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga dan industri tapi juga kendaraan,” tandasnya.

oto

lowongan pekerjaan
PT. DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…