Senin, 24 Januari 2011 14:40 WIB Ekonomi Share :

SBY restui redenominasi rupiah

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memberikan ‘lampu hijau’ kepada Bank Indonesia (BI) untuk pelaksanaan redenominasi rupiah. BI yakin pembahasan redenominasi dengan pemerintah akan selesai sebelum akhir 2011.

Demikian diungkapkan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) S Budi Rochadi ketika ditemui di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/1). “Jadi sudah ada perintah dari Presiden untuk kita melanjutkan pembahasan redenominasi bersama pemerintah, kita rapatkan dahulu bersama pemerintah,” ujar Budi.

Menurut Budi, Presiden telah menunjuk Wakil Presiden Boediono sebagai Ketua Tim Koordinasi Redenominasi dengan bank sentral. “Secara bertahap nanti kita rapatkan dahulu bersama pemerintah dalam hal ini Presiden menunjuk Wakil Presiden untuk pembahasannya secara bertahap,” tambahnya.

Budi optimistis koordinasi dengan pemerintah akan selesai sebelum akhir tahun 2011 sehingga dapat dilanjutkan dengan sosialisasi. “Harus selesai sebelum 2011 kemudian baru sosialisasi,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengungkapkan telah mengusulkan proses redenominasi kepada pemerintah. Mantan Dirjen Pajak ini mengatakan saat ini bank sentral sampai pada tahapan koordinasi dengan pemerintah.

“Efisiensi di bidang sistem pembayaran juga diperkuat, dengan diintegrasikannya jaringan sistem pembayaran yang ada melalui National Payment Getaway (NPG), didorongnya financial inclusion lebih jauh melalui sistem pembayaran oleh agen retail, serta diusulkannya program redenominasi rupiah yang saat ini sedang dalam tahapan koordinasi dengan pemerintah,” papar Darmin dalam pidatonya di pertemuan tahunan perbankan 2011 (Bankers Dinners) Jumat (21/1).

Seperti diketahui, bank sentral mengagendakan proses redenominasi atau penyederhanaan nilai mata uang akan berlangsung selama 10 tahun.

Adapun tahapan redenominasi yakni

* 2011-2012 : Sosialisasi
* 2013-2015 : Masa Transisi
* 2016-2018 : Penarikan Mata Uang Lama
* 2019-2022 : Penghapusan Tanda Redenominasi di Mata Uang dan Proses Redenominasi Selesai.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…