Senin, 24 Januari 2011 17:04 WIB Pendidikan Share :

Pendidikan karakter akan divisualkan

Solo (Espos)–Pemerintah Kota Solo akan mengembangkan pendidikan karakter dengan memvisualkan berbagai hal dalam bentuk film. Tayangan visual itu akan dibuat berbeda-beda antara tayangan untuk siswa TK, SD, SMP dan SMA.

Walikota Solo, Joko Widodo, mengatakan hal itu seusai meresmikan gedung baru SMAN 6 Solo, Jumat (21/1). Ia mengungkapkan saat ini sedang dalam masa proses. Tayangan meliputi unggah-ungguh dan budi pekerti sehari-hari.

Larangan menggunakan motor bagi siswa SMP, kata Jokowi, juga merupakan salah satu wujud pendidikan karakter agar seorang anak memiliki daya juang tinggi dan tidak manja.  Selain itu, katanya, kebijakan pelarangan sepeda motor bagi siswa SMP juga dimaksudkan untuk mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan.

Terkait larangan itu, ungkapnya, nantinya akan diterbitkan peraturan walikota untuk mengaturnya. Peraturan tersebut bersifat mengikat ke semua sekolah-sekolah. Sebelum kebijkan ini diberlakukan, saat ini sedang dilakukan kajian di bagian Hukum Dinas Perhubungan tentang bagaimana langkah yang harus diambil sebagai konsekuensi larangan tersebut.

“Konsekuensinya harus disediakan angkutan masal yang memudahkan siswa menjangkau sekolah. Kemungkinannya disediakan bis sekolah atau mengimbau siswa menggunakan sepeda. Hal ini juga harus disediakan ke sekolah dan orangtua sejauh jauh hari,” terangnya.

ewt

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…