Senin, 24 Januari 2011 14:02 WIB News Share :

Lima ABK kapal nelayan hilang di perairan Kepulauan Seribu

Jakarta–Kapal Motor Sri Rejeki, tertabrak sebuah kapal cargo di Lampu Putih, perairan Kepulauan Seribu. Lima orang awak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Hero Hendiarto Bahtiar mengungkapkan, peristiwa itu bermula ketika KM Sri Rejeki yang ditumpangi delapan ABK bertolak dari Pulau Kelapa pada 16 Januari 2011 lalu. Kemudian pada tanggal 18 Januari 2011, kapal tersebut berlabuh di Lampu Putih, perbatasan Kepulauan Seribu dengan Lampung.

Hingga menjelang pukul 11.00 malam, KM Sri Rejeki tertabrak oleh kapal cargo yang tidak teridentifikasi. “Hal ini mengakibatkan lima ABK hilang, tiga orang lainnya selamat,” kata Hero saat dihubungi wartawan, Senin (24/1)

Lima ABK yang masih dinyatakan hilang yakni Dian (warga Mauk,Tangerang), Jaenal (warga Banten), Murta (warga Pulau Kelapa), Jaya (warga Mauk, Tangerang) dan Agus (warga Mauk,Tangerang). Kelima orang itu merupakan ABK KM Sri Rejeki.

Sementara tiga orang selamat bernama Madin (Nahkoda, warga Pulau Kelapa), Anen (ABK, warga Tangerang) dan Kosim (ABK, warga Tangerang). Ketiga korban selamat itu kemudian dibawa ke Puskesmas Pulau Kelapa.

Hingga kini, kepolsian masih melakukan pencarian terhadap 5 korban hilang. Kepolisian Kepulaun Seribu tengah berkoordinasi dengan Adpel Pulau Seribu dan Direktorat Polair Polda Metro Jaya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…