Senin, 24 Januari 2011 05:10 WIB Sport Share :

Korsel tantang Jepang di semifinal

Doha (Espos)Tantangan berat telah menanti Korea Selatan di semifinal Piala Asia 2011. Jepang akan menjadi lawan mereka setelah lolos dari perempatfinal berkat gol telat Yoon Bit-garam saat perpanjangan waktu yang membawa Taeguk Warriors menang 1-0 atas Iran di Stadion Qatar Sports Club, Minggu (23/1) dini hari WIB.

Gol semata wayang Yoon ke gawang tim juara tiga kali Iran tercipta lewat tendangan kaki kirinya pada menit ke-105, meneruskan umpan dari gelandang Lee Chun-yong yang memperdaya dua bek lawan. “Kerja sama dan kemauan para pemain saya untuk berkorban satu sama lain menjadi kunci dari kemenangan kami,” ujar pelatih Korsel, Cho Kwang-rae, seperti dilansir yahoosports.com.

“Iran berada di atas level sepak bola Asia, mereka mendekati level sepak bola Eropa. Alasan utama kami memenangi pertandingan ini adalah kami mengontrol lini tengah dan tidak membiarkan mereka memainkan permainan mereka,” imbuh Cho.

Tak pernah memenangi titel juara sejak tahun 1960, ambisi Korsel memboyong trofi juara akan menemui adangan berat. Mereka akan berebut tiket ke final dengan raksasa Asia lainnya, Jepang, di semifinal.

“Kami sebenarnya berharap menghadapi Korea Selatan di final. Sekarang kami melihat mereka sebagai lawan yang harus kami hadapi pada saatnya. Saya pikir mereka bermain lebih bagus daripada Iran. Saya bisa merasakan kekuatan mental dari para pemain mereka. Kami ingin menyiapkan diri kami, jadi kami tidak akan kalah secara mental,” ujar kapten Jepang, Makoto Hasebe.

Sementara pelatih Iran, Afshin Ghotbi, mengaku bangga dengan para pemainnya meski timnya tereliminasi. “Mereka mengalahkan Irak sang juara bertahan, Korea Utara yang merupakan kontestan Piala Dunia 2010 dan Uni Emirat Arab. Dan hari ini mereka menemukan ujungnya saat menghadapi Korea Selatan.”

anh

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…