Senin, 24 Januari 2011 21:57 WIB Solo Share :

Kelola kolam renang, PDAM rugi Rp 1,2 miliar

Solo (Espos)–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solo rugi Rp 1,2 miliar selama mengelola Kolam Renang Tirtomoyo di Jebres dan di Manahan sepanjang 2010. Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Solo, Agus Saryono, kepada wartawan, Jumat (21/1), mengatakan pengelolaan dua kolam renang itu sejak dulu memang tidak pernah mendatangkan pemasukan bagi kas daerah.

Dia menilai, rendahnya tarif masuk serta tingginya biaya operasional perawatan dua kolam itu membuat PDAM Kota Solo selalu rugi. “Saya sudah 30 tahun mengelola dua kolam renang di Solo itu. Selama itu pula, dua kolam renang itu tidak pernah mendatangkan keuntungan. Setiap tahun masing-masing rugi sekitar Rp 500 juta hingga Rp 600 juta. Tahun ini, keduanya rugi Rp 1,2 miliar,” papar Agus saat ditemui di Gedung DPRD Solo.

Agus menjelaskan tarif masuk dua kolam renang tersebut berkisar Rp 3.500 hingga Rp 4.500. Selama ini, PDAM tidak berani menaikkan tarif karena fasilitas di kedua kolam renang tersebut sudah tidak memadai. “Kalau tarifnya mau dinaikkan, konsekuensinya harus ada peningkatan fasilitas. Itu butuh biaya cukup besar,” tukas Agus.

“Biaya honor pegawai cukup tinggi, belum pengeluaran untuk listrik serta perawatan kolam renang. Jadi, bagaimana kami bisa untung jika biaya operasional demikian tinggi,” tandas Agus.

Sebenarnya PDAM Kota Solo sudah berusaha menggandeng pihak ketiga untuk mengelola dua kolam renang tersebut. “Kajian sudah dilakukan, namun hingga sekarang tidak ada kabar dari pihak ketiga itu. Mereka justru pergi tanpa pamit,” tambah Agus.

mkd

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…