Senin, 24 Januari 2011 09:57 WIB Ekonomi Share :

Bursa Asia menghijau, IHSG tetap di zona merah

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di awal pekan dengan pelemahan tipis 3 poin. Padahal bursa-bursa di Asia pagi hari ini dibuka menghijau dengan penguatan yang signifikan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat ke posisi Rp 9.060 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 9.075 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah tipis 1,135 poin (0,04%) ke level 3.378,408. Sedangkan Indeks LQ 45 turun tipis 0,297 (0,05%) ke level 589,939.

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (24/1), IHSG turun 2,009 poin (0,06%) ke level 3.377,534. Indeks LQ 45 kehilangan 0,529 poin (0,08%) ke level 589,707.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus melemah, turun 13,621 poin (0,40%) ke level 3.365,922. Sementara Indeks LQ 45 turun 3,973 poin (0,67%) ke level 586,263.

Akhir pekan lalu, IHSG ditutup jatuh 74,575 poin (2,16%) ke level 3.379,543. Investor asing melakukan penjualan bersih hingga lebih dair Rp 1 triliun.

Setelah merosot tajam, hari ini investor diprediksi akan mulai mencari saham-saham yang sudah terdiskon besar. Momentum penguatan bursa-bursa global akan dimanfaatkan investor untuk melakukan aksi beli selektif.

Bursa-bursa di regional dibuka menghijau pagi ini. Arus sentimen positif ini diharapkan bisa memicu IHSG mencetak rebound di perdagangan awal pekan ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

* Indeks Komposit Shanghai naik tipis 4,37 poin (0,16%) ke level 2.719,67.
* Indeks Hang Seng menguat tipis 26,83 poin (0,11%) ke level 23.903,69.
* Indeks Nikkei 225 bertambah 38,94 poin (0,38%) ke level 10.313,46.
* Indeks Straits Times naik 20,14 poin (0,63%) ke level 3.204,74.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat ke posisi Rp 9.060 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 9.075 per dolar AS.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…