Senin, 24 Januari 2011 16:44 WIB Boyolali Share :

Aktivis LSM di Boyolali gelar aksi penggalangan dana

Boyolali (Espos)–Sejumlah aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Peduli Buruh Migran Indonesia (FSPBMI) melakukan aksi penggalangan dana Rp 1.000 di Perempatan Kridanggo, Boyolali, Senin (24/1).

Aksi ini digelar untuk merespons terlantarnya sekitar 200 buruh migran di Arab Saudi yang kini tinggal di kolong jembatan. Aksi ini digelar dengan cara meminta sumbangan dana sukarela bagi pengendara di kedua arah Jalan Pandanaran. Selain itu, aksi juga digelar di Jalan Merapi.

Humas FSPBMI, Ahmad Syakur mengatakan nantinya dana yang terkumpul itu akan dialokasikan untuk membantu pemulangan para TKI yang saat ini masih terlantar di Arab Saudi. “Sudah tiga bulan nasib sekitar 200 buruh yang terlantar di kolong jembatan di Arab Saudi. Kondisi ini sudah memprihatinkan, karena tidak tersedianya sarana dan prasana hidup,” ujarnya kepada wartawan, Senin.

Ditambahkannya, FSPBMI terdiri dari sejumlah lembaga, antara lain Serikat Perempuan Tanpa Batas Semarang (SPTBS), Penggerak Partisipasi Perempuan Anak/Remaja Indonesia Boyolali (Pepari), Lembaga Kajian untuk Transformasi Sosial (LKTS) Boyolali, Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Boyolali dan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Boyolali.

fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…