230111_MAGELANG_Pengungsi banjir Lahar Dingin_sur 1
Minggu, 23 Januari 2011 19:07 WIB News Share :

Puluhan warga terjebak lahar dingin, 3 mobil terseret

Sejumlah warga Gedolon, Sirahan, Salam, Magelang turun dari kendaraan yang mengangkut mereka untuk mengungsi ke SD Jamus 2, Jamus, Ngluwar, Magelang, Minggu (23/1). Foto: JIBI/HARIAN JOGJA/Desi Suryanto

Magelang – Puluhan warga di Desa Sirahan, Magelang, terjebak banjir lahar dingin yang terjadi di Kali Putih, Magelang. Sementara banjir pun menyeret tiga mobil milik warga.

Mereka yang terjebak banjir lahar dingin, Minggu (23/1/2011) ini berasal dari tiga dusun di Desa Sirahan. Ketiga dusun itu adalah Dusun Salakan, Dusun Jetis dan Dusun Candi. Mereka terjebak di rumahnya masing-masing maupun di Masjid Desa Sirahan, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah.

Menurut Suyati (34), warga Dusun Salakan, dirinya sempat pulang ke rumah dari pengungsian di TPA Tanjung untuk bersih-bersih sisa banjir lahar dingin. Namun banjir datang kembali.

“Tadi saya pulang ke rumah bersih-bersih. Ternyata banjir datang. Saya dan semua warga langsung melarikan diri ke masjid desa. Ternyata masjidnya juga ikut terendam banjir setinggi satu setengah meter,” kata Suyati kepada detikcom sambil menggendong anaknya Fani (4).

Suyati menyatakan di masjid Desa Sirahan ada sekitar 25 orang termasuk perempuan dan anak-anak. Suyati kemudian dievakuasi relawan desa setempat dengan menggunakan tali tambang.

Hal yang sama juga menimpa dua dusun lainya yaitu Dusun Jetis dan Dusun Candi. Sampai saat ini proses evakuasi terhadap puluhan warga tiga dusun itu masih dilakukan relawan dan petugas tim SAR Magelang.

Sebanyak tiga mobil juga ikut terseret arus banjir lahar dingin sejauh kurang lebih 150 meter dan kini dalam posisi terendam material lahar dingin. Ketiga mobil itu adalah mobil Toyota Fortuner, Honda Civic dan Suzuki Carry.

“Tiga mobil itu milik relawan yang membantu warga membersihkan rumah. Tapi begitu terjadi banjir, langsung terseret dan sampai saat ini masih dicari di sekitar Dusun Glagah, Desa Sirahan. Tapi semua pemiliknya berhasil melarikan diri menjauh dari arus lahar dingin,” kata warga, M Habib kepada detikcom.

Luasnya banjir juga dirasakan oleh warga Dusun Sanggrahan, Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar. Sebanyak 15 rumah warga terendam air dari luapan sungai Kali Jengking, anak sungai dari Kali Putih karena bendungan di Desa Sirahan jebol akibat terjangan banjir.

“Hanya berupa air, tidak berupa pasir, lumpur atau batu. 25 Warga sudah mengungsi ke rumah ayah saya. Sampai saat ini mereka cemas karena rumahnya sudah terendam dan kemungkinan akan bermalam disini,” kata Kurniawan (30) kepada detikcom.

Ke-25 warga yang terdiri dari orang dewasa, anak-anak itu mengungsi sementara di rumah milik M Gufron (57) salah seorang warga Desa Pesanggrahan, Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Magelang. detik.com

lowongan pekerjaan
DESIGN GRAFIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…