Minggu, 23 Januari 2011 21:34 WIB Sport Share :

Persis pertahankan Sukisno

Solo (Espos)–Hasil buruk beruntun yang diraih Persis Solo semenjak ditangani pelatih sementara Achmad Sukisno tidak membuat posisinya terancam. Bahkan, sinyal dari pengurus menunjukkan bahwa Sukisno tetap dipertahankan menukangi Laskar Sambernyawa, julukan Persis, hingga kompetisi Divisi Utama Liga Tiphone 2010-2011 berakhir.

“Ia (Sukisno) akan tetap kami pertahankan. Kalau bisa memanfaatkan potensi lokal kenapa harus <I>nyari<I> yang lain,” tutur Ketua Umum Persis, FX Hadi Rudyatmo saat dijumpai <I>Espos<I> di kediamannya, Minggu (23/1).

Sejak menjadi suksesor Inyong Lolombulan yang dipecat awal Januari lalu, kiprah Sukisno memang masih jauh dari memuaskan. Dari empat kali laga yang dilakoninya sebagai <I>caretaker<I>, Persis selalu menelan kekalahaan. Pertama saat kalah dari Persik Kediri 1-2 di Stadion Manahan, dipermalukan PPSM Sakti Magelang 0-1, kemudian dibekuk tuan rumah Persikab Bandung 0-2 dan terakhir oleh PSCS Cilacap dengan skor identik.

Meski terus-terusan kalah, Rudy masih cocok menggunakan jasa Sukisno. Beberapa waktu lalu, bahkan ia sempat menilai Sukisno adalah sosok yang tepat  untuk menanggani para penggawa Laskar Sambernyawa yang mayoritas adalah pemain muda.

Sukisno dianggap bisa menjalin komunikasi dengan tim pelatih dan pemain. Ini membuat koordinasi antarpemain menjadi lebih terjaga. Meski tidak akan melakukan perombakaan pelatih, Rudy tetap tidak akan mengabaikan evaluasi tim seperti yang pernah ia janjikan. Ia juga mengagendakan penambahan pemain untuk menutupi kekuranggan Haryadi dkk.

“Selepas laga melawan PSCS ini, kami akan melakukan seleksi pemain untuk menutupi kekurangan tim. Saya sendiri yang akan terjun menyeleksi pemain,” terangnya.  Terpisah, Sukisno menyatakan skuatnya masih butuh dua striker, satu gelandang serang dan satu pemain belakang berpengalaman.

yud/ian

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…