Sabtu, 22 Januari 2011 11:25 WIB News Share :

Cirus diduga dilindungi karena pegang rahasia besar

Jakarta–Meski ditengarai memiliki kaitan dengan kasus Gayus Tambunan, Jaksa Cirus Sinaga sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi. Bukan tanpa alasan, Cirus dinilai memegang rahasia besar sehingga dilindungi oleh lembaga penegak hukum.

“Cirus harus menjadi prioritas. Kuncinya di sana. Dia ini sepertinya memegang rahasia besar,” ujar Wakil Koordinator ICW, Emerson Yuntho dalam diskusi Polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (22/1).

Emerson mengatakan keberanian kepolisian untuk membongkar seberapa besar keterlibatan Cirus dan rahasia apa yang dipegangnya tengah diuji. Emerson juga khawatir rahasia besar yang dipegang Cirus dapat menjadi proses tawar menawar antara elit politik maupun lembaga hukum  dalam pengusutan kasus ini.

“Saya khawatir ini membuat adanya proses bargaining. Dari kasus Gayus ini bisa meloncat ke Antasari. Harusnya kan kasus-kasus yang lain juga dapat diusut,” ujarnya.

Cirus Sinaga hingga saat ini masih berstatus sebagai jaksa, hingga ada perkembangan dalam penyelidikan Kepolisian terkait kasus dugaan pemalsuan rencana tuntutan Gayus Tambunan. Jika nantinya Cirus dinyatakan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polri, maka Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menonaktifkannya sebagai jaksa.

Seperti diketahui Kejagung telah melaporkan jaksa Cirus Sinaga dan Haposan Hutagalung atas dugaan pemalsuan surat terkait rentut Gayus Tambunan. Mereka diduga melanggar pasal 263 KUHP dan terancam hukuman 6 tahun penjara. Beberapa waktu yanglalu, Cirus menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus ini di Bareskrim Mabes Polri.

Sebelumnya, Gayus menuding Polri tidak berani mengusut Jaksa Cirus Sinaga karena takut rekayasa kasus Antasari Azhar terbongkar. Hal itu disampaikan Gayus usai sidang vonis terhadap dirinya di PN Jakarta Selatan.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…