Sabtu, 22 Januari 2011 11:56 WIB Issue Share :

Buru tiket Justin Bieber, penggemar antre hingga satu Km

Jakarta–Sekitar 1.000 fans penyanyi Justin Bieber mulai antre tiket konser sang idola di EX Plaza, Jakarta. Penggemar pelantun Baby ini bahkan rela antre hingga sepanjang satu kilometer.

Pengamatan, antrean mengular hingga parkiran motor di Gedung EX Plaza, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (22/1). Parkiran motor terpaksa dialihkan ke belakang gedung.

Pembelian tiket dibuka sejak pukul 08.30 WIB. Penggemar Justin Bieber yang mayoritas ABG perempuan ini antre memanjang dua baris. “Pembeli tiket bahkan ada yang sudah antre pukul 04.00 subuh,” kata seorang manajemen yang enggan disebut namanya.

Ia menjelaskan pembeli tiket harus menjalani empat antrean. Antrean pertama, pembeli mengambil nomor urut. Lalu, antrean kedua masuk ke dalam gedung mengambil ID Card, antrean ketiga menunjukkan ID sambil membayar dan antrean keempat balik keluar dari antrean.

“Jadi kita pakai sistemnya 40 orang masuk ke dalam. Kalau sudah habis kita masukkan lagi ke dalam,” ujarnya.

Harga tiket konser yang bakal digelar di Sentul International Convention Center (SICC) pada 23 April 2011 dijual bervariasi. Kelas festival seharga Rp 1 juta. Kelas tribun satu Rp 750.000 dan tribun dua Rp 500.000.

“Tiket festival yang kapasitas 1.000 orang sudah terjual lebih dari 300 kursi hingga pukul 10.40 WIB,” kata dia.

Seorang penggemar Justin Bieber, Arini, mengaku senang sang idola datang ke Jakarta. “Saya datang sama empat teman. Antre dari jam 8.00 WIB. Saya nonton Justin soalnya cute, suaranya bagus. Sudah minta uang sama mama untuk beli tiket dan ditambah uang tabungan,” kata Arini yang membeli tiket festival ini.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…