Jumat, 21 Januari 2011 16:08 WIB Boyolali Share :

Warga Guli tewas kesetrum

Boyolali (Espos)--Nasib tragis menimpa Fitri Munadir, 21, warga Dukuh Karangasem, Desa Guli, Kecamatan Nogosari. Fitri tewas tersengat listrik saat bekerja di rumah Agus Sutikno, warga Dukuh Taruban RT 4/III, Desa Kenteng, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Kamis (20/1) sekitar pukul 18.10 WIB.

Informasi yang dihimpun Espos, Jumat (21/1), sebelum kejadian, korban yang juga buruh kayu itu sekitar pukul 18.00 WIB, sudah diingatkan istri pemilik rumah Tri Lestari untuk menghentikan aktivitas bekerja di mesin kayu. Pasalnya, saat itu sudah azan Maghrib. Namun korban tetap nekat menjalankan mesin tersebut.

Setelah itu, Tri menjalankan Salat Maghrib dan seusai salat, saksi melihat ke tempat kerja korban. Ternyata, saat itu korban sudah terkapar membujur ke arah barat.  Mengetahui hal itu, saksi kemudian meminta tolong kepada tetangga. Korban sempat dibawa ke RSU TNI AU di Colomadu, Karanganyar. Namun, saat sampai di RS, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Korban menderita luka di sekujur tubuhnya.

Camat Nogosari Untung Raharjo dalam laporannya ke Pemkab mengatakan Muspika yang memperoleh informasi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). “Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada. Korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” papar dia.

fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…