Jumat, 21 Januari 2011 09:09 WIB Ekonomi Share :

Wall Street melemah dua hari berturut-turut

Jakarta–Saham-saham di bursa Wall Street AS kembali menurun dalam 2 hari berturut-turut meskipun laporan kinerja keuangan beberapa emiten besar cukup solid, dan data tenaga kerja di AS yang menjanjikan.

Pada perdagangan Kamis (20/1), indeks Dow Jones turun 2,49 poin (0,02%) ke level 11.822,8. Sementara indeks S&P500 kehilangan 1,66 poin (0,13%) ke level 1.280,26. Kemudian indeks Nasdaq melemah 21,07 poin (0,77%) ke level 2.704,29.

Dalam perdagangan kemarin, saham-saham bank naik 4,6%, Bank of America naik 1,2%, Citigroup naik 0,8%, sementara JP Morgan Chase meraih 2,4%.

“Jatuhnya pasar saham ini tidak ada hubungannya dengan berita ekonomi atau kinerja emiten. Ini karena dua faktor, yakni pasar telah mencapai rekor tertinggi baru. Serta ketakutan akan kebijakan moneter China yang ketat,” ujar analis Peter Cardillo seperti dikutip AFP, Jumat (21/1).

Indeks Dow Jones dan S&P sempat pulih setelah jatuh dalam pada perdagangan di tengah hari. Dibantu kenaikan kinerja saham-saham sektor perbankan termasuk Morgan Stanley yang berhasil meningkatkan laba 35% di akhir tahun.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…