Jumat, 21 Januari 2011 12:37 WIB News Share :

Pertamina
tak ada korban dari kapal BBM meledak

Samarinda–Pertamina memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ledakan dan kebakaran kapal BBM premium di Dermaga BBM Samarinda. Sebelumnya, kapal BBM Ocean Bay 23239 sempat meledak dan terbakar.

“Tidak. Tidak ada korban jiwa ataupun korban luka,” kata Kepala Terminal BBM Pertamina Samarinda, Ilham Nasution, kepada wartawan ketika ditemui di kantornya, Jl Cendana, Samarinda, Jumat (21/1).

Menurut Ilham, kapal yang berangkat dari Balikpapan, Kalimantan Timur, tersebut berjenis tongkang dan bermuatan BBM jenis premium. Kapal tersebut bersandar di Dermaga BBM sejak Kamis (20/1) kemarin dengan muatan 3.500 Kilo Liter (KL) dan sebagian muatan telah dibongkar. “Sekarang bersisa 150 KL,” ujar Ilham.

Ilham menegaskan kapal tersebut bukan milik Pertamina, melainkan kapal yang disewa Pertamina. Ditanya mengenai penyebab terjadinya ledakan dan kebakaran di atas kapal, Ilham menduga terjadi kesalahan prosedur dalam proses pengeringan sisa premium di atas kapal tersebut. “Kita duga pengeringan menggunakan blower yang kita tahu menggunakan listrik. Percikan listrik menyambar premium yang bersisa,” tambah Ilham.

Ilham juga menjelaskan, pekerja kapal tersebut seharusnya tidak melakukan pengeringan sebelum proses bongkar muatan premium tuntas. “Itulah. Ini suatu kesalahan. Seharusnya tidak melakukan pengeringan karena bongkar muatan belum selesai,” sebut Ilham.

Akibat insiden tersebut, Ilham mengaku petugas teknik Pertamina langsung memutus selang distribusi BBM Premium dari kapal tersebut. Hal itu untuk menghindari api yang menjalar melalui selang. “Kita juga langsung minta bantuan tugboat untuk membantu pemadaman,” ucap Ilham.

Pasca kejadian, proses distribusi BBM premium dari kilang ke truk tanki sempat dihentikan beberapa jam untuk menghindari kemungkinan api membesar. “Secara keseluruhan tidak terganggu. Sekarang proses distribusi berjalan normal lagi,” tutup Ilham.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…