Jumat, 21 Januari 2011 20:35 WIB Sukoharjo Share :

Pemkab bersikukuh naikkan retribusi pasar

Sukoharjo (Espos)–Pemkab Sukoharjo tetap akan mengusulkan kenaikan tarif retribusi pasar di Sukoharjo meski mendapatkan tentangan dari pedagang pasar. Hal itu ditegaskan Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, saat dijumpai wartawan, Kamis (20/1). Bupati menjelaskan penolakan dari sejumlah pedagang pasar tradisional atas rencana kenaikan tarif retribusi tersebut bisa dimaklumi. Dia menyatakan kenaikan retribusi itu dilakukan untuk peningkatan pendapatan alokasi daerah (PAD).

“Perubahan atas tarif retribusi pasar nanti bakal diatur pada peraturan daerah (Perda). Jadi perubahan atas tarif retribusi serta pemungutannya tidak menyalahi aturan normatif,” jelas Wardoyo.

Dia menambahkan pedagang pasar juga tidak perlu khawatir atas kemungkinan meluasnya praktik pungutan liar (pungli) retribusi. Pasalnya, Bupati tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang mencoba melakukan pungutan retribusi di atas tarif yang ditetapkan dalam Perda tersebut.

“Siapapun itu, entah petugas pemungutnya, kepala pasarnya atau pejabat lain di lingkungan dinas sekalipun. Kalau ternyata terbukti terlibat pungli maka akan kena sanksi,” tegas Wardoyo.

Perda terhadap perubahan retribusi nanti justru diharapkan bisa menghapus praktik pungli sehingga pedagang pasar tradisional akan bisa dilindungi. Seperti diberitakan sebelumnya, wacana kenaikan retribusi pasar ditentang oleh kalangan pedagang di Sukoharjo. Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Grogol dan HPP Kartasura menyatakan menolak wacana kenaikan retribusi pasar. Himpunan Pedagang Pasar Kota Sukoharjo (HPPKS) juga menolak wacana itu karena dianggap memberatkan pedagang pasar tradisional.

hkt

lowongan pekerjaan
PT. DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…