Jumat, 21 Januari 2011 01:35 WIB Sport Share :

Nadal melaju kencang

Melbourne (Espos)–Rafael Nadal memperpanjang kemenangan di turnamen grand slam menjadi 23 kali setelah tanpa mengeluarkan banyak keringat menggulung petenis kualifikasi Ryan Sweeting 6-2, 6-1, 6-1 di babak kedua Australian Open 2011 di Melbourne, Kamis (20/1). Berbeda dengan yang dialami rival terdekatnya, Roger Federer, yang dipaksa bekerja keras bertarung lima set untuk lolos dari babak kedua pada sehari sebelumnya, Nadal hanya kehilangan empat game untuk memastikan tempat di babak ketiga.

“Ada sejumlah kesalahan dengan pukulan backhand saya, itu saja. Servis saya berkembang banyak sejak hari pertama. Saya pikir hari ini saya melakukan servis dengan sangat bagus,” ujar Nadal seperti dilansir yahoosports.com. Di babak ketiga, Nadal akan berhadapan dengan petenis Australia berusia 18 tahun yang mengantongi wild card, Bernard Tomic yang mengalahkan Feliciano Lopez 7-6 (4), 7-6 (3), 6-3. Tak jauh beda dengan yang dirasakan Lopez, Michael Llodra juga tereliminasi setelah tumbang dari petenis Kanada, Milos Raonic 6-7 (3), 3-6, 6-7 (4). Sementara petenis unggulan di sektor putra lainnya yang melenggang ke babak ketiga antara lain petenis ranking 10 dunia Mikhail Youzhny, Jo-Wilfried Tsonga (13), Marin Cilic (15) dan Guillermo Garcia-Lopez (32).

Di sektor putri, Kim Clijsters kembali memperlihatkan penampilan impresif. Setelah menang 6-0, 6-0 atas mantan petenis nomor satu dunia Dinara Safina di babak pertama, petenis Belgia itu mengeliminasi Carla Suarez Navarro 6-1, 6-3.

“Dia seorang pemain yang sulit dihadapi. Dia cukup lihai. Namun saya senang dengan cara saya bermain,” ujar Clijsters. Shahar Peer, Agnieszka Radwanska, Nadia Petrova dan Iveta Benesova juga lolos dari babak kedua. Namun nasib apes dialami unggulan ketujuh, Jelena Jankovic, yang tersingkir setelah kalah 6-7 (3), 3-6 dari petenis China, Peng Shuai.

anh

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…