Jumat, 21 Januari 2011 11:26 WIB News Share :

Kapal BBM meledak di dermaga Pertamina Samarinda

Samarinda--Kapal khusus pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) premium yang bersandar di Dermaga Khusus Pertamina Unit Pemasaran IV Depot Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) meledak dan terbakar.

Sebelum terjadinya ledakan sempat tercium bau gas menyengat. Pengamatan di Dermaga Depot Pertamina, Jl Slamet Riyadi, Samarinda, Jumat (21/1), kapal tersebut bersandar di dermaga yang berada di pinggir Sungai Mahakam. Di lokasi,terlihat tiga tugboat berupaya keras menyirami kapal tersebut agar kobaran api akibat ledakan tidak membesar.

Dermaga itu sendiri berada tidak begitu jauh dari kilang Terminal BBM Samarinda. Menurut saksi mata, terjadi sedikitnya empat kali ledakan sebelum api berkobar. Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 08.00 WITA.

“Tercium seperti bau gas menyengat dari sekitar kapal waktu saya kebetulan melintas patroli,” kata Wakil Kasat Lantas Polresta Samarinda AKP Yos Salatta kepada wartawan di lokasi kejadian.

Setelah terjadi ledakan pertama di atas kapal, berselang lima menit kemudian terjadi ledakan kedua. Berikutnya terjadi ledakan ketiga hingga ledakan kecil keempat kalinya. “Ledakannya terdengar keras. Api berkobar seperti menyembur beberapa meter ke atas,” ujar Yos.

Pascaledakan, beberapa pekerja yang berada di atas kapal berlarian menyelamatkan diri. Petugas Pertamina Terminal BBM Samarinda juga terlihat berlarian menuju kapal tersebut untuk melakukan upaya pemadaman.

“Setelah ada kobaran api saya hubungi Mapolresta untuk minta bantuan. Beberapa saat kemudian datang petugas pemadam kebakaran lainnya,” terang Yos.

Upaya pemadaman juga dilakukan dari kapal lainnya. Tiga tugboat mendekat ke kapal tersebut sambil melakukan upaya pemadaman. Dari pukul 10.15-11.00 WITA, kapal naas itu digeser sekitar 200 meter dari dermaga untuk memudahkan upaya pemadaman.

Informasi dihimpun, diduga terdapat korban dari insiden tersebut. Meski demikian, kebakaran tidak sampai menghanguskan kapal tersebut. “Saya dengar ada korban. Tapi ketika saya tanya-tanya ke bagian teknisnya saat pemadaman, tidak ada yang mau bicara,” kata seorang petugas yang tidak mau disebut namanya.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…