Jumat, 21 Januari 2011 23:09 WIB Hukum Share :

Identitas mayat di Sungai Bengawan Solo terkuak

Solo (Espos)–Identitas sesosok mayat wanita yang terseret arus Sungai Bengawan Solo akhirnya terkuak, Jumat (21/1). Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, identitas mayat tersebut dipastikan bernama Sokinem, 65, warga Carikan RT 4/RW IV, Sukoharjo.

Demikian ditegaskan Kapolsek Jebres, Kompol I Wayan Sudhita mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana kepada Espos, Jumat (21/1). Diduga, jasad mayat itu terseret arus Sungai Bengawan Solo dari arah hulu (Sukoharjo). “Penyebabnya mungkin jenazah tidak dapat berenang saat terseret arus. Hal itu mengakibatkan terjadinya kematian,” katanya.

Menurutnya, kepastian identitas tersebut dilakukan setelah aparat kepolisian melakukan koordinasi dengan keluarga korban. Hal itu sesuai dengan bukti-bukti tanda pengenal yang ditemukan di pakaian korban saat kejadian. “Kemarin memang muncul nama Lamiyem, 42, yang diduga sebagai korban. Setelah dilakukan pendalaman, ternyata yang terakhir itu kalau tidak salah anak korban,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Espos, seorang wanita tak dikenal ditemukan tewas di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di daerah Kentingan RT 1/ RW XXXVI, Jebres, Kamis (20/1) sore. Penemuan mayat tersebut langsung menggemparkan warga sekitar. Mayat tanpa identitas itu  kali pertama ditemukan oleh kumpulan anak-anak yang asyik memancing. “Selang beberapa menit kemudian, ada polisi dan tim SAR yang melakukan evakuasi korban,” jelas saksi, Maridi, 62.

pso

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…