Jumat, 21 Januari 2011 11:55 WIB News Share :

Gaji SBY Rp 62 juta, dana taktis Rp 2 M

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan nada bercanda mengeluhkan gajinya tidak pernah naik selama tujuh tahun terakhir. Berapa  gaji Presiden di negara ini?

Berdasarkan penelusuran pada situs www.presidensby.info, dalam siaran pers pada Minggu, 1 Januari 2006, Juru Bicara Kepresidenan saat itu, Andi Mallarangeng, memaparkan gaji presiden dan wakilnya plus dana taktis operasional.

Dalam rilis itu gaji Presiden RI beserta tunjangannya senilai Rp 62.497.800 per bulan. Sedangkan dana operasional atau taktis untuk Presiden adalah Rp 2 miliar per bulan.

Untuk Wakil Presiden RI, gaji yang diberikan adalah Rp 42.548.670 per bulan ditambah dana taktis operasional yang senilai Rp 1 miliar per bulan.

“Besaran gaji Presiden dan Wakil Presiden tersebut adalah sama dengan besaran gaji Presiden dan Wakil Presiden sejak tahun 2000, yaitu sejak periode Presiden KH. Abdurrahman Wahid dan Presiden Megawati Soekarnoputri, sebagaimana yang diatur dalam UU. No. 7 tahun 1978 dan PP. No. 75 tahun 2000 serta Keppres No. 68 tahun 2001,” jelas Andi.

Disebutkan pula, dana operasional/taktis bukanlah merupakan bagian dari gaji dan tunjangan Presiden dan Wapres RI. Dan tidak pula diterima dan dipegang secara Pribadi oleh Presiden dan Wapres.

Pihak Istana saat itu mengeluarkan rilis tersebut untuk menanggapi pemberitaan beberapa media di akhir tahun 2005 tentang kenaikan gaji Presiden dan Wakilnya di tahun 2006. Istana pun membantah tidak ada kenaikan gaji dan tunjangan Presiden dan Wakil Presiden serta dana khusus operasional tahun 2006.

Hari ini Presiden SBY mengeluhkan gajinya yang tidak naik selama tujuh tahun atau tepatnya selama dirinya menjabat menjadi Presiden sejak Oktober 2004. “Sampaikan ke seluruh jajaran TNI/Polri, ini tahun ke-6 atau ke-7 gaji Presiden belum naik,” ujar SBY dalam pidato pada Rapim TNI dan Polri di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/1).

Ucapan SBY ini spontan saja membuat prajurit TNI dan Polri yang hadir tertawa. Keluhan serupa juga pernah disampaikan SBY pada tahun 2009 lalu.

“Gaji SBY belum pernah naik selama lima tahun terakhir ini. Tidak apa-apa,” kata SBY pada acara silaturahmi dengan para guru peserta program peningkatan kemampuan guru di Surabaya, Jumat 4 April 2009 di Surabaya.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…