Jumat, 21 Januari 2011 12:50 WIB News Share :

Fuad Rahmany janji perbaiki kekurangan Ditjen Pajak

Jakarta–Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Fuad Rahmany menyatakan akan memeriksa dan meneliti lebih jauh mengenai kasus mafia pajak Gayus Tambunan. Fuad berjanji akan memperbaiki kekurangan di Ditjen Pajak.

“Pokoknya saya datang, kita lihat dulu nanti. Saya teliti dulu semuanya apa saja,” jawab Fuad ketika dikonfirmasi mengenai mafia pajak Gayus Tambunan usai dilantik Menteri Keuangan di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Jumat (21/1).

Mantan Ketua Bapepam-LK ini mengatakan akan memetakan kasus tersebut terlebih dahulu. Selain itu, lanjut Fuad, dirinya akan bertemu dan berkoordinasi terlebih dahulu dengan seluruh pejabat dan karyawan Ditjen Pajak. “Saya datang dulu dan saya akan memetakan dulu. Saya akan ketemu dengan semua pejabat dan karyawan Ditjen Pajak,” tuturnya.

Fuad mengungkapkan, kesuksesan yang telah diraih oleh Ditjen Pajak tidak terlepas dari seluruh kinerja para kayawan dan pejabatnya. Oleh karena itu, sambung Fuad, dirinya akan terus berusaha melanjutkan prestasi yang telah diraih Ditjen Pajak.

“Saya akan kerjasama tentunya dengan mereka (karyawan dan pejabat Ditjen Pajak). Karena kesuksesan di Ditjen Pajak tergantung pada seluruh karyawan dan pejabatnya,” jelasnya.

“Saya rasa apa yang ada yang baik-baik akan kita lanjutkan dan kekurangannya akan kita perbaiki,” imbuh Fuad.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…