Jumat, 21 Januari 2011 17:13 WIB Tak Berkategori Share :

FSBMI akan gelar aksi penggalangan Rp 1.000

Boyolali (Espos)–Sejumlah organisasi kemasyarakat di Boyolali yang tergabung dalam Forum Solidaritas Buruh Migran Indonesia (FSBMI) akan menggelar aksi penggalangan dana Rp 1.000. Aksi itu akan digelar Senin-Selasa (24-25/1) di perempatan Kridanggo, Boyolali.

Langkah itu dilakukan untuk merespons pemulangan 200 buruh migran di Arab Saudi yang kini hidup di kolong jembatan. “Kami mengajak partisipasi masyarakat membantu pemulangan TKI yang saat ini membutuhkan uluran tangan,” ujar Humas FSBMI Ahmad Syakur kepada wartawan di Boyolali, Jumat (21/1).

Sejumlah organisasi yang tergabung dalam forum itu antara lain Serikat Perempuan Tanpa Batas (SPTB) Semarang, Penggerak Partisipasi Perempuan, Anak/Remaja Indonesia (Pepari) Boyolali, Lembaga Kajian untuk Transformasi Sosial (LKTS) Boyolali, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Boyolali dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Boyolali. “Hasil penggalangan dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui rekening Yayasan Migrant Care,” katanya.

Dikatakan, hingga saat ini sudah genap tiga bulan nasib sekitar 200 buruh migran Indonesia terlantar di kolong jembatan di Arab Saudi. Kondisinya semakin memprihatinkan karena tidak tersedianya sarana dan prasarana hidup yang memadai.  Syakur menambahkan, estimasi biaya pemulangan TKI  Rp 1,7 miliar.

fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…