Jumat, 21 Januari 2011 16:00 WIB Solo Share :

DKK Solo
Waspadai makanan di sekaten

Solo (Espos)–Jajaran Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo mengindikasi adanya pemakaian zat berbahaya pada makanan yang dijajakan saat perayaan Sekaten Solo 2011. Sejumlah indikasi seperti pemakaian zat pewarna kain rhodamin B pada arum manis dan zat pengawet borak pada bakso.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih saat menghadiri kampanye HIV/ AIDS di Joglo Sriwedari mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dengan makanan yang dijajakan di sekaten. “Dari indikasi itu, maka kita sudah menerjunkan tim untuk mengambil sample makanan dan minuman yang diduga mengandung zat berbahaya,” katanya, Jumat (21/1).

Hasil pemeriksaan itu akan menjadi acuan pihak dinas untuk lebih giat memberikan penyuluhan bagi pedagang. Ia memaparkan ciri makanan yang mengandung zat berbahaya seperti terlihat pada warna yang terang. Demikian juga pada kondisi fisik bakso yang keras dan tahan lama. “Kalau arum manis jelas sangat terang. Warga perlu tahu itu dan menjauhi,” paparnya.

Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Solo untuk turut melakukan pemeriksaan secara acak terhadap para pedagang. “Porsi kami adalah dua hal, untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat mengenai zat
berbahaya dan juga membina para pedagang,” jelasnya.

aha

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…