Jumat, 21 Januari 2011 12:10 WIB Solo Share :

“Tempat usaha dan perkantoran di Solo wajib miliki lahan parkir”

Solo (Espos)–Tempat usaha dan perkantoran yang berlokasi di jalan-jalan nasional dan provinsi di Kota Solo diwajibkan menyediakan lahan parkir sendiri. Hal itu terkait diberlakukannya Undang-undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mulai tahun 2011 ini.

Salah satu aturan dalam UU tersebut adalah larangan penggunaan jalan nasional dan provinsi untuk area parkir. “Mulai saat ini sudah harus disiapkan, terutama bagi tempat-tempat usaha yang belum memiliki lahan parkir sendiri,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Yosca Herman Sudrajad ketika ditemui wartawan di sela-sela acara peresmian gedung SMAN 6 Solo, Jumat (21/1).

Dijelaskan Yosca, kewajiban menyediakan lahan parkir bagi tempat-tempat usaha tersebut berdasarkan salah satu analisa mengenai dampak dan lalu lintas (Amdal Lalin). Setiap tempat usaha, setidaknya harus menyediakan sedikitnya 10 persen dari lahan produktif usahanya untuk digunakan sebagai lahan parkir.  Namun apabila tempat usaha yang menimbulkan bangkitan kendaraan yang cukup tinggi harus menyediakan sedikitnya lima ruang satuan parkir (RSP). “Misalnya bank, rumah makan besar, gedung pertemuan yang menimbulkan bangkitan kendaraan tinggi, harus menyedikan sedikitnya lima RSP,” imbuh dia.

Khusus untuk tempat usaha berskala kecil, seperti toko-toko kecil, dikatakan Yosca memang tidak diwajibkan. Namun untuk mengatasi persoalan tidak adanya area parkir di toko-toko kecil tersebut, Pemkot yang akan menyediakan kantong-kantong parkir di kawasan yang dilarang untuk parkir. Namun diakuinya, untuk bisa menerapkan secara keseluruhan UU No 22/2009 tersebut, Kota Solo akan membutuhkan waktu dan proses yang cukup lama. Setidaknya butuh waktu tiga hingga lima tahun bagi Solo untuk berbenah.

sry

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…