Kamis, 20 Januari 2011 20:10 WIB Boyolali Share :

Pemkab siapkan lelang ketiga bangunan pasar darurat

Boyolali (Espos)–Panitia lelang Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Boyolali telah menyiapkan lelang ulang bangunan pasar darurat Boyolali Kota yang berada di Tacung dan Ngebong. Lelang itu merupakan lelang ketiga, setelah dua kali lelang belum laku terjual.

“Dalam dua kali lelang memang tidak ada peminatnya, meski limit harga sudah kami turunkan,” ujar Kepala Disperindagsar Boyolali Sutojoyo melalui Kabid Pengembangan dan Pengelolaan Pasar Jarot Suryono kepada wartawan, Kamis (20/1). Jarot menjelaskan sesuai hasil rekomendasi rapat gabungan antara Bagian Perekonomian, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) serta instansi terkait, lelang harus dilaksanakan hingga tiga kali.

“Baru jika lelang ketiga ini juga gagal, maka bisa dibuatkan berita acara. Dengan berita acara itu, pihak Disperindagsar bisa mengajukan ke Bupati untuk memohon agar aset itu bisa dimanfaatkan untuk Disperindagsar,” papar dia.

Dalam lelang tahap pertama, jelas Jarot, pihaknya mematok harga limit sebesar Rp 181 juta. Ternyata tidak ada peminat yang melakukan penawaran meskipun sudah melakukan pengecekan lokasi. Kemudian pada lelang kedua, harga limit diturunkan menjadi Rp 151 juta. Lelang ini pun juga tidak ada peminatnya.

fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…