Kamis, 20 Januari 2011 23:55 WIB Sragen Share :

Napi di Lapas Sragen kabur panjat tembok pagar

Sragen (Espos)–Seorang nara pidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen kabur dengan memanjat pagar belakang, Rabu (19/1) siang. Napi tersebut belakangan diketahui bernama Galih Candra Kirana, 20, menghuni ruang blok C VII.

Informasi yang dihimpun Espos dari Lapas Kelas IIA Sragen, Kamis (20/1), Napi asal Dukuh Jambu, Kebonromo, Ngrampal melarikan diri dengan menjebol pintu dapur dan pintu ruang pendidikan saat penghuni Lapas lainnya menjalankan ibadah salat dzuhur. Setelah berhasil merusak dua pintu, Galih keluar Lapas dengan memanjat pagar tembok belakang. Kabarnya Napi itu sudah ditunggu seorang perempuan di luar dinding pagar.

Plt Kepala Lapas Kelas IIA Sragen, Teguh Basuki, saat ditemui wartawan mengungkapkan peristiwa kaburnya warga binaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kejadian itu, kata dia, diketahui kali pertama seorang pegawai wanita Lapas karena melihat gerak gerik mencurigakan yang dilakukan Galih. Pegawai itu segera melaporkan ke petugas yang berjaga dan langsung mengecek beberapa ruangan. Hasil pengecekan penjaga ternyata benar ada seorang Napi yang kabur.

“Kami mengakui larinya Napi itu disebabkan petugas lengah dalam pengawasan. Tetapi kami juga langsung melakukan pengecekan dan memburu Napi yang melarikan diri itu dengan membentuk tiga tim khusus yang terdiri dari 15 personel.” ujar Teguh.

Menurut dia, Napi itu masuk Lapas sejak 20 april 2001 karena terlibat kasus penganiayaan dan penipuan. Sebenarnya Napi itu tinggal menjalani masa tahanan selama tujuh bulan 11 hari.”Kami masih melakukan pengejaran terhadap Napi itu selama 2×24 jam dan bekerja sama dengan pihak aparat. Jika selama dua hari belum berhasil menemukan Napi, kami akan melakukan pemeriksaan terhadap petugas,” sambugnya.

trh

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…