Kamis, 20 Januari 2011 09:45 WIB Sragen Share :

Mobil bermuatan tabung elpiji terbakar

Sragen (Espos)--Sebuah mobil bermuatan puluhan tabung elpiji dan air mineral galonan terbakar saat melintas di Jl Ade Irma Suryani, tepatnya di sebelah timur Kantor Dinas Bupati Sragen, Kamis (20/1).

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, lantaran pemadam kebakaran segera memadamkan api. Peristiwa itu bermula saat Giman, 56, warga Krisan RT 1/RW IV, Tangkil, Sragen mengantarkan anaknya yang magang job training di Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sragen sembari membawa dagangan ke pasar. Dia mengendari mobil Daihatzu Zebra AD 1774 KP dengan membawa 70 tabung elpiji berisi dan 12 galon air mineral. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), Giman kaget karena keluar asap pada bagian bawah kursi mobil yang dia duduki.

“Saat itu mobil sempat macet dan sulit untuk dihidupkan. Tahu-tahu dari bawah jok mobil keluar asap. Saya segera keluar dan jok mobil saya tarik keluar. Api mulai membesar. Untungnya polisi yang bertugas di pos sekitar 10 meter segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Giman saat dijumpai wartawan seusai kejadian.

Petugas pemadam kabakaran datang cukup cepat dengan mobil. Beberapa warga berupaya memadamkan api seraya mengeluarkan gas elpiji milik Giman. Dalam waktu sekejam, api yang diduga berasal dari sumbu pendek dalam mesin bisa dipadamkan.

“Untungnya pemadam segera datang. Kalau terlambat sedikit saja, pasti api sudah meledakkan gas elpiji. Saya khawatir ledakan itu bisa merambat ke Gedung Pemeirntah Daerah dan SMPN 2 Sragen yang jaraknya cukup dekat,” tegas Wakapolres Kompol Benny Bawensel yang kebetulan di TKP bersama beberapa perwira.

Kasatreskrim AKP Y Subandi dan Kapolsek Sragen Kota AKP Agus Irianto juga tampak di TKP bersama anggota lainnya untuk mengidentifikasi peristiwa dan mengamankan lalu lintas. “Semula saya mengira ada tabrakan, ternyata mobil terbakar. Kebakaran mobil ini diduga disebabkan korsleting pada kabel mesin. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, mobil dibawa ke Mapolres,” ujar Wakapolres mewakili Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra.

trh

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…