Kamis, 20 Januari 2011 15:54 WIB Solo Share :

BST akan dilengkapi detektor bus priority

Solo (Espos)–Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan melengkapi sarana transportasi massal Batik Solo Trans (BST) dengan detektor bus priority untuk mengantisipasi terjadinya kemoloran waktu tempuh.

Kepala Dishub Pemkot Solo, Yosca Herman S kepada wartawan, Kamis (20/1), menjelaskan, waktu tempuh BST dari selter satu ke selter lainnya saat itu cenderung tidak teratur. Sebenarnya, pihaknya menargetkan waktu tempuh BST antarselter bisa mencapai 5-7 menit. Namun, pada kenyataanya waktu tempuh itu bisa mencapai 15 menit.

Dia menilai, penyebab melesetnya waktu tempuh BST salah satunya adalah keberadaan lampu lalu lintas di persimpangan jalan. Untuk itu, dalam jangka dekat pihaknya akan memasang detektor bus priority pada BST dan lampu lalu lintas. “Jika BST sudah berada di jarak 100 meter dari persimpangan jalan, maka lampu lalu lintas akan berubah warna menjadi hijau secara otomatis. Dengan begitu, BST dan semua kendaraan yang datang dari arah yang sama diperkenankan melintas,” urai Yosca.

Yosca menegaskan bahwa BST bukanlah kendaraan patroli pengawal (Patwal) atau ambulan yang memiliki hak khusus untuk menerobos lampu lalu lintas. “Kalau Patwal dan ambulan itu bisa menerobos meski lampu lalu lintas berwarna merah. Kalau BST tetap bisa berjalan karena lampu lalu lintas otomatis berubah jadi hijau,” jelas Yosca.

mkd

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…