Rabu, 19 Januari 2011 11:06 WIB Hukum Share :

Lepas kendali, bus Rajawali tabrak Avanza

Solo (Espos)–Kecelakaan lalulintas antara bus Rajawali jurusan Solo-Jogja menabrak mobil Avanza di ruas Jalan A Yani nomor 349, Solo, Rabu (19/1) sekitar pukul 09.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaantersebut, namun kerugian matereial ditaksir mencapai jutaan rupiah. Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos di lapangan, kejadian itu bermula saat bus Rajawali ber-Nopol AD 1696 DA yang dikemudikan Anang Nur Sahid, 46, warga Selogiri, Wonogiri melaju dengan kecepatan sedang dari arah bundaran Manahan ke selatan (Hotel Sunan).

Tepat di selatan Kodim Solo, bus yang berpenumpang sekitar tujuh penumpang tersebut hendak mendahului sebuah truk kontainer yang ada di depannya. Naas, saat berusaha menyalip tiba-tiba pengemudi kehilangan kendali sehingga menabrak bagian bemper sebelah belakang dari kontainer. Terlebih, kondisi ruas jalan A Yani dinilai cukup sempit.

Tak ingin menabrak truk kontainer, Anang Nur Sahid langsung membanting setir ke arah kiri. Tanpa disadari, di sebelah kiri terdapat mobil Avanza ber-Nopol L 1926 AK yang diparkir oleh pemiliknya, Sriyanto, 64, warga Jalan Mawar No 5b, Badran, Laweyan. “Saya sebenarnya ingin menjemput anak yang pulang dari Bali. Sedangkan, mobil sudah saya parkir di pinggir jalan. Entah kenapa, tiba-tiba diseruduk oleh bus dari belakang hingga menyebabkan kondisi mobil rusak parah,” kata Sriyanto saat ditemui Espos di lokasi kejadian.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat kejadian diakui kecepatan bus relatif sedang. Pun demikian, tumbukan bus menyebabkan mobilnya tergencet di tengah-tengah bus dan tiang listrik. “Untungnya tidak ada orang di dalam mobil saat kejadian. Dapat dibayangkan, kalau ada orang pasti ada yang terluka,” katanya.

Selang beberapa menit kemudian, petugas Satlantas Polresta Solo langsung merapat ke lokasi kejadian guna melakukan evakuasi. Di sisi lain, polisi juga mengatur arus lalulintas untuk menghindari ancaman kemacetan yang semakin parah.

pso

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…