Rabu, 19 Januari 2011 09:08 WIB News Share :

Kemlu
WNI di Tunisia dalam kondisi aman

Jakarta–Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan kondisi ratusan WNI yang berada di Tunisia dalam keadaan baik. KBRI di Tunisia terus melakukan pemantauan pada mereka.

“Mereka dalam pemantauan KBRI, setiap hari ditelepon oleh staf KBRI untuk tanyakan kondisi mereka,” kata Juru Bicara Kemlu Kusuma Habir dalam siaran pers, Rabu (19/1).

Kusuma menjelaskan sebaran posisi WNI di Tunisia, 36 orang berada di Wisma Duta, 22 orang di KBRI, 17 di rumah staf KBRI, 1 di rumah sakit, bukan karena cedera akibat kerusuhan dan 43 di rumah masing-masing.

“Keadaan logistik membaik karena toko dan pasar mulai berfungsi kembali mskipun hanya buka 2-3 jam,” terangnya.

Sementara itu, Kusuma memberikan perincian, dari jumlah TKI yang berlindung di KBRI, selain staf, tercatat jumlah TKI yang ditampung di wisma/KBRI berjumlah 32 orang.

“Untuk TKI Yang di rumah masing-masing bekerja di perusahaan seperti juru masak hotel,” tutupnya.

Presiden terguling Tunisia, Zine El Abidine Ben Ali, kabur ke luar negeri pada Jumat 14 Januari lalu. Tunisia telah dilanda kerusuhan beradarah yang telah menewaskan sedikitnya 35 orang.

Unjuk rasa terjadi di Tunisa setelah bulan lalu seorang pria berumur 26 tahun membakar dirinya sebagai bentuk protes karena polisi menahan hasil pertanian yang hendak dijual untuk menyambung hidupnya.

Menyusul peristiwa itu, kerusuhan meletus pada akhir pekan lalu dan mendorong otoritas Tunisia untuk mengambil langkah tegas sehingga menimbulkan bentrokan antara polisi dan warga.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…