Rabu, 19 Januari 2011 06:37 WIB Hukum Share :

Hari ini, berkas Naim dilimpahkan ke PN Solo

Solo (Espos)–Berkas perkara pembawa amunisi dengan tersangka Muh Bahrunna’im rencananya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Solo, Rabu (19/1). Pelimpahan tersebut menyusul sudah selesainya penyusunan rencana dakwaan (Rendak) oleh tim jaksa penuntut umum (JPU) pekan kemarin.

Demikian disampaikan Kasi Pidum, Pardiono mewakili Kajari Solo, Sugeng H kepada Espos, Selasa (18/1). Terdapat empat JPU yang bakal menangani kasus tersebut, yakni Wahyu Darmawan, Sunarko, Pardiono, dan Rr Ayu. Berkas perkara dengan tersangka Muh Bahrunna’im merupakan hasil pelimpahan dari tangkapan Densus 88 Anti Teror beberapa waktu lalu.

“Rencananya besok (hari ini -red). Perkara tersangka terkait melanggar UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan dan Penyimpanan Amunisi dan Bahan Peledak,” jelasnya.
Sebelumnnya, pewakilan TPM Jateng, Budi Kuswanto, pihaknya sudah siap menghadapi masa persidangan. Per 11 Januari 2011, dirinya secara resmi mendapatkan kuasa hukum dari Muh Bahrunna’im.

“Kami sudah mempersiapkan segalanya untuk menghadapi persidangan nanti,” katanya.
Menurut dia, terdapat kejanggalan dalam materi berkas perkara Muh Bahrunna’im. Pasalnya, di dalam berkas tidak disebutkan adanya barang bukti (BB) berupa CPU, <I>handphone<I> (HP), dan Handycam. Hal ini mengindikasikan bahwa barang tersebut memang tidak ada saat penangkapan berlangsung.

“Kami akan minta pertanggungjawaban ke Mabes Polri terkait itu. Dalam berkas yang sudah kami baca, BB yang ada hanya KTP, amunisi (peluru), sarung pistol, dan tas ransel. Nah, untuk barang-barang elektronik itu perlu dipertanyakan. Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan TPM pusat,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Espos, selama penangkapan Muh Bahrunna’im, Densus 88 Anti Teror juga menyita beberapa BB, seperti 6 unit CPU, Laptop, sarung pistol, dan lain sebagainya. Hal itu dilakukan Densus 88 Anti Teror setelah menangkap tersangka di kawasan Solo beberapa bulan lalu.

pso

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…