Rabu, 19 Januari 2011 15:27 WIB News Share :

Denny soal Curhat Gayus
Itu tuduhan serius

Jakarta–Nama Denny Indrayana beberapa kali disebut Gayus Tambunan dalam curhatnya usai pembacaan vonis atas dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gayus menuding seolah ada rekayasa yang diciptakan Denny dan anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum lainnya yaitu Mas Achmad Santosa dan Yunus Hussein.

Soal curhat Gayus, Denny masih enggan berkomentar banyak. Dia mengatakan ingin mendengar komentar Gayus dengan jelas terlebih dahulu. “Terus terang belum bisa berkomentar lebih jauh. Yang jelas, kita punya informasi, data pembicaraan dengan Gayus. Tidak ada rekayasa,” ucap Sekretaris Satgas PMH ini di Istana Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (19/1).

“Ini (rekayasa) tuduhan serius karena itu saya nanti saja kasih komentar,” kata Denny.

Usai dijatuhi vonis tujuh tahun penjara dan denda Rp 300 juta, Gayus mengatakan, Denny tidak hanya minta istrinya jujur tetapi juga mengintimidasinya. Saat bertemu di Singapura, kata Gayus, Denny semula berjanji apabila Gayus membongkar kasus mafia pajak maka akan dibantu sebagai whistle blower.

“Kenyataannya Denny memojokkan saya terus menerus dan menjadikan saya sebagai alat politik,” ujar Gayus.

Dia menambahkan, Satgas mengarahkan isu pajak Grup Bakrie dan mengalihkan dari mafia hukum Cirus Sinaga. Satgas mengungkap kepergian dirinya ke luar negeri, dengan cara Denny mengupload gambar paspor atas nama Sony Laksono di twitter-nya. Satgas tidak mengarah ke Cirus Sinaga karena khawatir terbongkarnya kasus Antasari Azhar.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…