Selasa, 18 Januari 2011 16:28 WIB Boyolali Share :

Talut fondasi jembatan Juweh ambrol, polisi pasang spanduk penutupan

Boyolali (Espos)–Jajaran Polsek Selo Boyolali memasang spanduk peringatan penutupan akses jalan bagi kendaraan roda empat di jembatan Juweh yang menghubungkan Desa Jrakah dan Klakah, Selo. Penutupan itu karena kondisi talut fondasi jembatan ambrol diterjang banjir lahar dingin beberapa waktu lalu.

Penutupan itu dilakukan petugas Polsek Selo dengan memasang spanduk di sisi utara jembatan. Diharapkan dengan penutupan jembatan tidak memperparah kondisi fondasi. Pasalnya, sejak diterjang banjir lahar dingin, talut fondasi sudah hilang dan tinggal terlihat fondasi jembatan. Dari pantauan Espos, Selasa (18/1), meski ada pemasangan spanduk peringatan, sejumlah kendaraan masih nekat melintas di jembatan Juweh. Pengendara beralasan, jembatan Juweh merupakan salah satu jembatan yang masih bisa dilewati pascabanjir lahar dingin.

Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib melalui Kapolsek Selo AKP Suparma mengatakan, pemasangan spanduk penutupan dimaksudkan agar warga berhati- hati, terutama saat turun hujan di wilayah tersebut. “Spanduk itu dipasang agar mobil yang lewat tidak membawa muatan yang berlebihan. Pasalnya, akan mempengaruhi kondisi jembatan itu sendiri,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/1).

Kapolsek menambahkan spanduk itu juga untuk mengingatkan warga agar lebih waspada saat melintasi jembatan Juweh. Pasalnya, jembatan itu merupakan salah satu jembatan yang masih “aman” dan menjadi akses utama bagi warga di Klakah maupun Jrakah. Sementara, Kades Klakah, Slamet mengatakan pihaknya juga sudah mengimbau warganya untuk berhati-hati saat melintas di jembatan Juweh tersebut. Pasalnya, kondisi jembatan saat ini sudah mengkhawatirkan, akibat tergerusnya talut fondasi jembatan.

fid

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….