Selasa, 18 Januari 2011 14:47 WIB Solo Share :

Rencana utang Rp 41 M, Pemkot Solo jajaki calon kreditor

Solo (Espos)--Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai menjajaki sejumlah calon kreditor pemberi pinjaman senilai Rp 41 miliar untuk melanjutkan proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solo.

Dalam Nota Jawaban Walikota Solo, Joko Widodo atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD yang dibacakan Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Graha Paripurna, Selasa (18/1), menjelaskan terdapat beberapa alternatif lembaga kreditor yang sedang dijajaki oleh Pemkot Solo saat ini. Beberapa lembaga kreditor itu meliputi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan, Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah, serta lembaga keuangan perbankan. Dari beberapa alternatif tersebut, Pemkot Solo masih menyeleksi calon kreditor dengan mempertimbangkan kriteria tertentu.

“Pilihan lembaga pemberi pinjaman harus memperhatikan kemudahan proses, waktu dan syarat pinjaman, tingkat bunga yang kompetitif, serta jangka waktu pengembalian atau pembayaran pinjaman,” tukas Rudy di hadapan puluhan anggota Dewan serta tamu undangan yang hadir dalam sidang paripurna.

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo memperkirakan pembangunan RSUD membutuhkan dana sedikitnya Rp 71 miliar. Akan tetapi, bantuan dari Pemerintah Pusat baru turun senilai Rp 7 miliar. Hingga kini, belum ada kepastian anggaran untuk menutup kekurangan dana senilai Rp 64 miliar. Oleh karena itulah, Pemkot Solo bermaksud berutang senilai Rp 41 miliar untuk melanjutkan proyek pembangunan RSUD tahap selanjutnya.

mkd

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…