Selasa, 18 Januari 2011 00:28 WIB Wonogiri Share :

"Perbaikan jalan rusak sudah diajukan"

Wonogiri (Espos)--Aksi tanam pohon pisang oleh sejumlah warga Dusun Ploso, Desa Pucanganon, Kecamatan Giritontro, Minggu (16/1), mengundang reaksi dari pemerintah desa dan kecamatan setempat. Camat Giritontro, Kuswandi mengaku sudah mengajukan bantuan biaya perbaikan jalan yang rusak itu ke Pemkab Wonogiri namun sejauh ini belum ada tanggapan.

“Warga setempat pun sebenarnya tidak tinggal diam. Mereka seringkali swadaya melakukan perbaikan. Bahkan lokasi jalan yang ditanami pohon itu sebenarnya juga sudah dirembuk oleh warga untuk segera diperbaiki. Tapi masyarakat masih menunggu sampai cuaca agak kering,” ungkap Kuswandi kepada <I>Espos<I> melalui telepon selulernya, Senin (17/1).

Kuswandi yang saat menghubungi Espos mengaku tengah berada di lokasi jalan yang rusak itu bersama Kepala Desa Pucanganom, Tumin, mengatakan upaya perbaikan swadaya yang dilakukan oleh warga masyarakat setempat memang hanya seadanya. Biasanya hanya diuruk dengan tanah atau kerikil, sehingga tidak bisa bertahan lama, hanya sekadar agar bisa dilewati dan tidak membahayakan pemakai jalan. Begitu turun hujan dan sering dilewati, jalan itu kembali rusak.

Karena itulah, Kuswandi mengatakan bantuan dari pemerintah, dalam hal ini melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) masih sangat dibutuhkan. Apalagi, jalan tersebut merupakan jalan penghubung yang cukup penting.

Terpisah, Kepala DPU Wonogiri, Gembong Muria Hadi, saat dihubungi untuk konfirmasi mengatakan akan melakukan survei dulu ke lokasi jalan yang rusak tersebut. Dengan kondisi anggaran untuk pemeliharaan jalan yang terbatas, pihaknya dituntut menentukan skala prioritas.

“Kami perlu lihat dulu kondisi jalan itu bagaimana. Apakah cukup parah untuk bisa masuk dalam skala prioritas di 2011 ini karena anggarannya memang terbatas. Kalau kerusakan cukup parah dan perbaikannya sangat mendesak maka tentu akan kami agendakan. Kalaupun tidak, akan kami upayakan diajukan di APBD Perubahan,” kata Gembong.

Dana untuk pemeliharaan jalan pada 2011 mendatang dalam RAPBD 2011 yang tengah dibahas, menurut Gembong, hanya dialokasikan sekitar Rp 2 miliar. Sementara jalan yang rusak dan butuh perbaikan cukup banyak.

Sebagaimana diberitakan, belasan warga Dusun Ploso, Desa Pucanganom, Giritontro, Minggu pagi, melakukan aksi menanam pohon pisang di jalan penghubung antardusun yang juga tembus ke beberapa kecamatan tetangga lantaran sudah lama rusak dan tak kunjung diperbaiki. Kondisi jalan tersebut banyak lubang dan bergelombang di beberapa bagian sehingga cukup membahayakan pemakai jalan. Dengan aksi tersebut, warga berharap bisa menarik perhatian kalangan pemerintah sehingga jalan itu bisa segera diperbaiki.

shs

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…