Senin, 17 Januari 2011 17:32 WIB Hukum Share :

Otak penjambret di Laweyan mulai dilacak polisi

Solo (Espos)–Jajaran Polsek Laweyan mulai melacak keberadaan Bg, 20, pelaku penjambretan di Mutihan, Sondakan akhir pekan kemarin. Sejauh ini, beberapa anggota Polsek Laweyan sudah bergerak menyisir beberapa lokasi di Solo yang diduga menjadi lokasi persembunyian pelaku.

Demikian ditegaskan Kapolsek Laweyan, Kompol Subagyo didampingi Kanitreskrim, AKP Sunarto dan Kasi Humas, Aiptu Sukirdi mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana kepada Espos, Senin (17/1). Diharapkan, kerja keras seluruh anggota dapat menuai hasil dalam waktu dekat.”Masih kami kejar pelaku Bg. Kendati belum ditemukan, tapi kami terus mencarinya,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Espos, jajaran Polsek Laweyan menangkap Dn, 17, seorang residivis lulusan SD akhir pekan kemarin. Dn ditangkap setelah tepergok turut serta menjambret sebuah tas milik korbannya, Nuk Hartini di Sondakan, Laweyan.

pso

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…