Senin, 17 Januari 2011 16:26 WIB Wonogiri Share :

Kembali geruduk DPRD Wonogiri, calon karyawan waterboom kecele

Wonogiri (Espos)–Sekitar 20 calon karyawan waterboom Nawangwulan yang sudah direkrut dan dimintai uang jaminan oleh investor PT Sri Djamin Jaya (SDJ), Senin (17/1) kembali mendatangi Gedung DPRD untuk mempertanyakan kelanjutan permasalahan mereka.

Namun, mereka terpaksa menelan kekecewaan karena sebagian besar anggota Komisi B yang sejak awal mengawal masalah mereka tidak ada di tempat. Mereka hanya ditemui salah satu anggota Komisi B, Ahmad Zarif, yang menyarankan mereka mengirimkan surat pemberitahuan ke Sekretariat DPRD (Setwan) agar diagendakan pertemuan dengan Komisi B. “Kalau mendadak begini memang susah. Karena itu saya sarankan membuat surat dulu ke Setwan agar diagendakan hearing, sehingga seluruh pimpinan dan anggota komisi bisa hadir,” kata Zarif kepada para calon karyawan tersebut.

Koordinator para calon karyawan itu, Agus Sukadi dan rekan-rekannya tak bisa menyembunyikan kekecewaan. Mereka datang menemui para anggota DPRD dengan maksud berkonsultasi sekaligus meminta dukungan terkait rencana mereka membawa masalah dengan PT SDJ itu ke ranah hukum. Kepada para anggota Komisi B, mereka mengaku telah dimintai uang jaminan saat perekrutan oleh PT SDJ dengan nilai antara Rp 4 juta-Rp 8 juta per orang.

Jumlah calon karyawan yang telah direkrut mencapai 80-an orang. Mereka juga menunjukkan bukti-bukti berupa kuitansi pembayaran. “Posisi kami kalau maju ke ranah hukum sebenarnya cukup kuat karena sebagian besar calon karyawan punya bukti berupa kuitansi. Tapi tanpa dukungan pihak yang kuat, kami tidak yakin,” ujar Agus kepada wartawan.

Agus mengaku sadar kemungkinan uang jaminan mereka bakal kembali memang kecil. Pihaknya juga tidak terlalu terpancang apakah nanti akan diprioritaskan atau tidak dalam perekrutan calon karyawan waterboom saat objek wisata itu selesai dibangun. Agus mengatakan dirinya dan rekan-rekannya hanya ingin keadilan.

shs

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…