Senin, 17 Januari 2011 20:17 WIB Sragen Share :

Anggaran terbatas, 51,50 km jalan di Sragen rusak

Sragen (Espos)–Kondisi jalan rusak di Bumi Sukowati mencapai 51,50 km atau 5,19% dari total jalan kabupaten sepanjang 992,20 km. Kondisi kerusakan jalan hingga akhir 2010 tersebut lebih banyak bila dibandingkan tahun 2009 yang hanya 44,31 km.

Penegasan itu disampaikan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen, Sukatno saat dijumpai wartawan, Senin (17/1). Menurut dia, meningkatnya jumlah kerusakan jalan tahun 2010 hingga awal 2011 ini disebabkan terbatasnya anggaran pemeliharaan jalan yang bersumber dari anggaran belanja dan pendapatan daerah (APBD).

“Jalan yang mendapat alokasi anggaran pemeliharaan memiliki kriteria kerusakan, minimal 10% jalan mengalami rusak. Oleh karena anggaran terbatas, maka tingkat kerusakan jalan yang semula hanya 10% bertambah parah sampai 20%-25%. Akibatnya alokasi anggaran pemeliharaan di tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya,” tegas Sukatno.

Dia mengaku segera menutup jalan berlubang sepanjang dua kilometer yang saat ini menjadi kebun pisang di wilayah Masaran. Jalan itu, terangnya, memang menghubungkan wilayah Desa Taraman dan Patihan Kecamatan Sidoharjo dengan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Masaran.

“Kalau warga menanam pohon pisang, ya biarkan. Hal itu merupakan hak mereka yang memrotes kebijakan pemerintah. Namun untuk jalan lainnya, seperti di Karang Tengah misalnya, itu bukan jalan kabupaten. Jalan yang juga ditanami pohon pisang warganya merupakan jalan desa,” tandasnya.

Sukatno mencium adanya politisasi dalam aksi jalan rusak di wilayah Kelurahan Karang Tengah, Sragen. Jalan itu semula dibangun dari dana swadaya masyarakat, karena bukan jalan kabupaten.

Lebih lanjut Sukatno menerangkan total jalan kabupaten yang ditangani pemerintah mencapai 992,20 km. Dikatakan dia, sekitar 83,45% atau sepanjang 827,97 km dalam kondisi baik. Selain itu sekitar 11,36% atau sepanjang 112,73 km di antaranya masuk kategori sedang dan sisanya rusak.

“Jika melihat kondisi jalan dari tahun ke tahun sejak tahun 2005, panjang jalan yang baik mengalami peningkatan yang signifikan. Artinya program pemeliharaan pemerintah relatif berhasil,” pangkasnya.

Kondisi jalan di Sragen 2001-2010
Kondisi    2005 (km)    2006 (km)    2007 (km)    2008 (km)    2009 (km)    2010 (km)
Baik    523,01     697,28    758,98    781,75    820,82    827,97
Sedang    341,74    193,02    147,23    144,29    127,07    112,73
Rusak    127,45    101,90    85,99    66,16    44,31    51,50
Total    992,20    992,20    992,20    992,20    992,20    992,20
Sumber : DPU Sragen.

trh

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…