Minggu, 16 Januari 2011 18:02 WIB Solo Share :

Pemkot Solo tunda pemugaran Pasar Jongke

Ilustrasi Foto Pasar Jongke: Sumber foto: flickr.com

Solo (Espos) — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menunda rencana memugar Pasar Jongke pada tahun ini. Tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk melaksanakan perbaikan bangunan pasar yang berlokasi di wilayah Pajang, Kecamatan Laweyan tersebut.

“Pemkot sebenarnya berharap pemugaran Pasar Jongke bisa dilaksanakan tahun ini. Ada rencana penambahan kios atau los di pasar tersebut untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) dari Jl Radjiman yang akan direlokasi. Namun, karena tahun ini tidak dialokasikan anggaran dalam APBD, pemugaran ditunda,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo, Subagiyo, ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Jumat (14/1).

Subagiyo menyebutkan anggaran yang dibutuhkan untuk memugar Pasar Jongke mencapai Rp 50 miliar. Untuk merealisasikan, DPP bakal mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat. “Kami akan berupaya memperoleh bantuan dari pusat, sehingga pemugaran Pasar Jongke bisa terlaksana pada 2012,” imbuh Subagiyo.

Subagiyo berharap kementerian terkait bisa mengalokasikan anggaran untuk pemugaran Pasar Jongke. Pemugaran akan bertahap, menyesuaikan kemampuan daerah. Subagiyo menilai kebutuhan anggaran wajar mengingat Pasar Jongke akan dijadikan pasar semi induk. Pasar itu tidak hanya menjadi pasar hasil bumi, tetapi juga menjual makanan khas dan batik.

“Konsep Pasar Jongke adalah pasar terpadu, sehingga tidak hanya hasil bumi yang dijual di sana, melainkan ada berbagai jenis produk seperti makanan untuk oleh-oleh dan juga batik,” terangnya.

Pada tahun ini setidaknya ada empat pasar yang bakal direnovasi, yaitu Pasar Turisari, Pasar Ngemplak, Pasar Legi dan Pasar Nangka. Selain itu, Pemkot juga akan melanjutkan pembangunan Pasar Ayu.

“Pasar Pucangsawit yang sedianya masuk dalam proyek 2010 baru bisa diselesaikan pada awal Januari. Rencananya akhir bulan ini sudah bisa dibuka,” tandasnya. sry

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…