Minggu, 16 Januari 2011 03:32 WIB Sport Share :

Iran ke perempatfinal, Irak buka peluang

Doha –– Iran memastikan satu tempat di babak perempatfinal Piala Asia 2011 setelah menang tipis 1-0 atas Korea Utara. Sementara juara bertahan Irak membuka peluang untuk lolos setelah mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) 1-0.

Dalam pertandingan babak penyisihan Grup D di Qatar SC Stadium, Doha, Sabtu (15/1), Korut punya peluang bagus di menit ke-16 lewat Jong Tae-se. Namun sepakannya masih bisa dimentahkan kiper Iran, Mahdi Rahmati. Sementara An Young-hak yang memanfaatkan bola rebound tembakannya masih belum menemui sasaran.

Lima menit jelang turun minum, Jong kembali mengancam gawang Iran. Namun lagi-lagi usahanya masih digagalkan oleh Rahmati.

Di babak kedua, Iran mencoba menekan lewat upaya Mohammad Reza Khalatbari. Sayang, tembakannya masih terlalu lemah dan mudah dijinakkan oleh kiper Korut, Ri Myong-guk.

Iran akhirnya berhasil membuka skor di menit ke-63. Akselerasi Pejman Nouri di sayap kiri diakhiri dengan umpan silang ke muka gawang Korut. Karim Ansari Fard sukses memaksimalkannya untuk menggetarkan gawang Myong-guk.

Kedudukan 1-0 untuk Iran bertahan hingga laga berakhir.

Hasil ini menempatkan Iran di puncak klasemen Grup D dengan enam poin dari dua laga. Pasukan Afshin Ghotbi pun dipastikan meraih satu tiket ke babak perempatfinal. Sementara Korut menghuni posisi juru kunci dengan satu poin. Namun mereka masih punya peluang lolos.

Irak buka peluang

Sementara dalam laga Grup D lainnya, Irak juga meraih kemenangan 1-0 atas UEA. Gol bunuh diri Walid Abbas di masa injury time membuka peluang ‘Singa Mesopotamia’ ke babak perempatfinal.

Dalam pertandingan di Ahmed bin Ali Stadium, Al Rayyan, Sabtu (15/1/2011), UEA lebih dulu punya peluang emas lewat Hamdan Al Kamali. Namun tandukan Al Kamali hanya membentur tiang gawang.

UEA kembali mengancam melalui Ahmed Khalil. Menerima umpan dari Ismaeil Matar, sundulan Khalil masih belum menemui sasaran.

Irak punya peluang di menit-menit akhir babak pertama saat sundulan Nashat Akram hanya menerpa mistar.

Di babak kedua, Irak dan UEA masih silih berganti melancarkan serangan. Namun upaya yang mereka lakukan masih belum bisa memecah kebuntuan.

Saat laga sepertinya akan berakhir tanpa gol, Irak justru mendapatkan durian runtuh. Di menit ketiga injury time, Younus Mahmood melepaskan umpan silang ke gawang UEA. Walid Abbas yang bermaksud menghalau bola malah membelokkannya ke gawang sendiri.

Kemenangan ini mengantarkan Irak ke peringkat kedua Grup D dengan tiga poin dari dua laga. Sementara UEA di peringkat ketiga dengan satu poin dan masih berpeluang lolos.

Dalam laga terakhir, Irak akan menghadapi Korea Utara, sementara UEA bertemu Iran.


dtc/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…