Minggu, 16 Januari 2011 22:25 WIB Boyolali Share :

Angin ribut terjang 3 kecamatan, kerugian puluhan juta rupiah

Boyolali (Espos)--Bencana angin ribut menerjang tiga kecamatan yakni Musuk, Cepogo, Selo, Sabtu (15/1) hingga Minggu (16/1). Selain mengakibatkan banyaknya pohon yang tumbang, angin ribut itu juga merusakaan sejumlah bangunan rumah yang berada di lereng Merapi tersebut. Kerusakan itu sebagian terjadi pada atap genteng dan seng rumah warga

Di Kecamatan Cepogo kerusakan terjadi di Desa Wonodoyo dan Desa Jelok. Camat Cepogo Binasih Setiono, dalam laporannya ke Pemkab mengatakan rumah yang rusak antara lain milik Kades Wonodoyo, Bambang Widodo, warga Dukuh Kujon, Desa Wonodoyo. Atap ruang garasi dan teras rumah ambruk.

Selain itu, rumah milik Sugiarto, 50, warga Dukuh Kujon, Desa WOnodoyo yang juga mengalami kerusakan pada atap terasnya. Akibat kerusakan itu, kerugian ditaksir Rp 10 juta.

“Angin ribut itu terjadi pada Minggu dinihari dan merusakkan dua rumah di Desa Wonodoyo,” ujar Binasih, Minggu.

Selain di Desa Wonodoyo, angin ribut juga menerjang rumah milik Triyono, 38, warga Dukuh London, Desa Jelok, Cepogo. Akibat peristiwa itu, teras rumah sepanjang 14 meter ambruk. Kerugian ditaksir mencapai Rp 3 juta.

Di Kecamatan Musuk, angin ribut juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, pepohonan juga patah dan tumbang. Salah seorang warga Desa Sruni, Musuk, Dono Sapari mengatakan kerusakan itu mengakibatkan sejumlah tanaman keras tumbang.

“Pohon sengon, cengkeh banyak yang patah dan tumbang. Selain itu, beberapa pohon pisang juga tumbang,” ujarnya kepada wartawan, Minggu.

Sementara, di Kecamatan Selo, angin ribut juga merusak kandang sapi milik Kades Jrakah, Tumar. Atap genteng kandang sapi ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Saat itu angin bertiup cukup kencang. Tiba-tiba atap genteng ambruk,” ujarnya kepada wartawan di kediamannya, Minggu.

fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…