Sabtu, 15 Januari 2011 12:03 WIB News Share :

Pemprov Jatim batalkan kenaikan PBBKB non subsidi

Surabaya–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur membatalkan kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) untuk jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi sebesar 10 persen.

“Karena permintaan masyarakat yang sangat kuat untuk meminta pembatalan
kenaikan. Ini juga merupakan kebijakan pak gubernur membatalkan kenaikan pajak bahan bakar di Jawa Timur yang sedianya 5 persen menjadi 10 persen,” kata Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Jatim, Anak Agung Gde Raka Wija saat dihubungi, Sabtu (15/1).

Meski ada pembatalan kenaikan PBBKB non subsidi, Pertamina tetap melakukan kenaikan BBM non subsidi sebesar 5 persen atau naik antara Rp 100 hingga Rp 300.

“Pertamina kan sebelumnya kita minta berlakukan PBBKB per 14 Januari 2011 tapi mereka meminta penundaan. Tapi pembatalan ini sudah kita sampaikan ke mereka (Pertamina). Kalaupun mereka menaikkan harga bukanlah kewenangan kita terkait pajak,” jelasnya.

Sebelumnya Pemprov Jatim akan menaikkan PBBKB untuk jenis non subsidi dari 5 persen menjadi 10 persen, dari harga pokok dan belum termasuk PPn. Rencananya pembelakukan itu mulai Sabtu 15 Januari 2011, namun akibat  permintaan dari masyarakat, akhirnya pemprov batal menaikkan PBBKB.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…