Sabtu, 15 Januari 2011 07:51 WIB News Share :

Pemakzulan presiden tak mudah meski ada putusan MK

Jakarta–Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengabulkan permohonan pembatalan syarat hak menyatakan pendapat  DPR di hadiri 3/4 (tiga perempat) dari jumlah anggota DPR. Meski begitu, putusan ini tidak serta merta mempermudah adanya pemakzulan bagi presiden.

“Tidak mudah untuk mencapai itu,” ujar Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Saldi Isra saat dihubungi, Sabtu (15/1/2011).

Syaratnya, permohonan DPR akan diajukan ke MK. Lembaga ini kemudian akan mengujinya. Setelah itu, baru dikembalikan kepada MPR.

Upaya pemakzulan presiden hingga saat ini masih terbilang sangat sulit. Partai pendukung pemerintah pun, oleh Saldi, diminta tidak terlalu khawatir dengan adanya wacana itu. “Kalau takut justru terlalu berlebihan bagi saya,” imbuhnya.

Saldi membeberkan, dengan banyak partai pendukung pemerintah, presiden masih dapat tenang duduk di kursinya. “Kalau itung-itungan sederhananya, itu (partai) kan kuat sekali,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, MK membatalkan pasal 184 ayat (4) UU 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang mengatur ketentuan persyaratan 3/4 kuorum dalam rapat paripurna persetujuan usul hak menyatakan pendapat. MK menyatakan pasal itu bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum tetap.

MK juga menimbang bahwa dengan tidak berlakunya ketentuan Pasal 184 ayat (4) UU 27/2009 ini, ketentuan persyaratan pengambilan keputusan mengenai ‘usul’ penggunaan hak menyatakan pendapat berlaku ketentuan mayoritas sederhana. Uji materi UU itu dimohonkan oleh anggota DPR, Bambang Soesatyo, Akbar Faisal dan Lily Wahid.

dtc/tiw

The jagongan, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Nyanyian Sunyi Ekonomi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/9/2017). Esai ini karya Ronny P. Sasmita, Direktur Eksekutif Econ-Act Indonesia dan anggota Staf Ahli Komite Ekonomi dan Industri Nasional. Alamat e-mail penulis adalah ronny_sasmita@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, indeks…