Sabtu, 15 Januari 2011 07:46 WIB Tekno Share :

Mobil bertenaga matahari tercepat di dunia

Nowra–Meski hanya sanggup melaju hingga 88,738 km perjam, mobil bertenaga matahari hasil ciptaan mahasiswa ternyata sudah sanggup untuk menjadi mobil bertenaga matahari tercepat di dunia.

Seperti dikutip gizmag, Sabtu (15/1) mobil bertenaga matahari hasil buatan University of New South Wales (UNSW) bernama Sunswift IVy diklaim sebagai mobil bertenaga matahari tercepat di dunia setelah mencetak kecepatan hingga 88 km per jam di sebuah landasan pacu militer di Nowra, Australia.

Angka ini tercetak dan memupuskan argumen kalau mobil bertenaga matahari pastilah lambat. Rekor sebelumnya 78 km perjam ternyata usdah berumur sangat tua. Sebab rekor ini dicetak oleh GM Sunraycer 24 tahun silam atau 1987.

Sunswift IVy sendiri adalah kendaraan tiga roda yang didukung tubuh monokok dari bahan karbon fiber dengan motor listrik CSIRO 3 phase motor DC 1800 W yang mengalirkan tenaga dari baterai lithium ion polymer.

Tenaga mobil ini didapat dari panel surya yang mampu memproduksi 1.200 watt listik atau setara dengan alat pemanggang roti.

Ketika mencetak rekor, mobil ini dikendarai oleh pembalap profesional Barton Mawer dan Craig Davis. Menurut para mahasiswa, mobil ini sebenarnya bisa melampaui angka 90 km per jam. Tapi hujan yang datang ketika hari pemecahan rekor membuat hasil hanya sebatas sampai di situ.

Namun dengan keadaan seperti itu saja, juri dari The World Guinness Book of Records yang menyaksikan menjalannya pemecahan rekor mengakui rekor baru ini dan menyerahkan sertifikat.

Ini bukan kali pertama UNSW Sunswift Ivy menikmati kesuksesan. Sebelumnya mobil bertenaga matahari ini juga berkompetisi dengan touring panjang sejauh 3.000 km di Green Global Challenge melintasi wilayah Darwin hingga ke Adelaide pada tahun 2009 dan menang.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…