Sabtu, 15 Januari 2011 12:16 WIB Hukum Share :

Mabes Polri sita 149 dokumen wajib pajak yang pernah ditangani Gayus

Jakarta–Sejumlah petugas dari Mabes Polri dan Kementerian Keuangan mendatangi Gedung Juanda I, di komplek Kementerian Keuangan. Kedatangan tim Tipikor Mabes Polri tersebut untuk menyita sejumlah dokumen terkait kasus penggelapan pajak dengan terdakwa Gayus Tambunan.

Pantuan, di gedung Juanda I, Jl Wahidin Raya, Sabtu (15/1/2011), beberapa petugas dari Kementerian Keuangan tampak mengangkut tiga dus besar ke dalam tiga mobil. Tiga dus besar berisi dokumen tersebut selanjutnya akan dibawa ke Mabes Polri.

Dokumen tersebut merupakan data-data perusahaan dan data wajib pajak yang pernah ditangai Gayus Tambunan selama di Dirjen Pajak. Polisi akan melacak perusahaan dan para wajib pajak yang pernah di tangani suami Milana alias Rani itu.

Penyitaan tersebut dipimpin oleh Direktur Tipikor Mabes Polri, Brigjen Pol Ike Edwin yang didampingi oleh Kepala Biro Bantuan Hukum Kementerian Keuangan, Indra Surya. Kepada para wartawan, Ike membenarkan jika penyitaan tersebut berhasil membawa 149 dokumen terkait para wajib pajak yang pernah ditangani Gayus. “Iya benar (149 dokumen),” ujar Ike singkat.

Namun Ike enggan menjelaskan daftar wajib pajak maupun perusahaan yang pernah ditangani oleh Gayus. “Nanti saja di Mabes Polri ada jumpa pers,” imbuh Ike.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…