Jumat, 14 Januari 2011 01:41 WIB Sport Share :

Solo FC benahi pertahanan

Solo (Espos)–Pelatih Solo FC, Branko Babic menyatakan program mendesak yang bakal dilakukan guna menghadapi pertandingan tandang lawan Batavia Union Jakarta Utara, Sabtu (22/1) adalah pembenahan lini petahanan. Dia berpendapat barisan belakang menjadi salah satu titik kelemahan skuatnya.

“Saya belum puas dengan pertahanan tim kami, mungkin para pemain belum paham dengan formasi saya. Sebab biasanya mereka biasa main dengan menggunakan libero, maka sekarang ini ketika memakai formasi baru (tanpa libero) sehingga mungkin masih sulit dimengerti,” ujar dia ketika ditemui seusai latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Kamis (13/1).

Dia mengakui hal baru semacam ini merupakan kendala tersendiri bagi pemain. Karena tim-tim besar pun untuk bisa bermain bagus semacam itu butuh waktu berlatih intensif setiap hari selama berbulan-bulan.

“Kalau pemain profesional tidak berlatih rutin paling tidak setiap pekan secara rutin, apa yang akan mereka dapat? Karena dalam pertandingan terakhir barisan lini belakang Solo FC banyak membuat kesalahan yang tidak perlu,” katanya.

Karena lemah di pertahanan itulah, katanya, tidak mustahil ketika bertanding lawan Persema lalu, Solo FC menderita kekalahan. Dia berpendapat hal itu akibat belum pahamnya para pemain menerapkan teori yang diberikannya di setiap latihan.

Terkait itu, dia akan merombak pola latihan dengan mengombinasikan latihan pertahanan, penyerangan dan di setiap latihan ada pelajaran pematangan umpan. Ditanya soal target tim dalam waktu dekat ini, Babic menekankan pemainnya bermain disiplin, agresif dan tak takut siapa pun lawan yang bakal dihadapi.

Dia berpendapat laga terakhir skuatnya lawan Persema merupakan laga terbaik skuatnya. Namun dia mengaku masih ingin menambah satu pemain stoper lokal yang mumpuni. Di sisi lain Babic pada tahun kedua kepemimpinannya di Solo FC memroyeksikan ingin mengusung skuatnya mampu menembus hegomoni tim-tim tangguh Asia.

Karena itu saat ini Babic meminta sejumlah peralatan penunjang latihan seperti ketersediaan manekin sebagai ganti pagar betis pemain saat latihan tendangan bebas, bola gantung untuk latihan heading dan sebagainya. Oleh sebab itu seusai latihan kemarin permintaan itu diajukan ke manajemen untuk segera direalisasi.

Menanggapi hal tersebut General Manajer Operasional Solo FC, Abraham “Bram” EWT akan segera merealisasikan program Babic tersebut. Bahkan Bram juga mengaku telah menncari tempat fitnes para pemain seperti yang dininta Babic lalu agar segera dapat digunakan.

“Saya sudah mempunyai gambaran tempat fitnes di kawasan Banjarsari, Solo. Di sana nanti pemain sekaligus bisa melakukan aktivitas jogging di sekitar Monumen 45 Banjarsari. Karena letak tempat fitnes itu tak jauh dari monumen,” ungkap dia.

ian

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…