Jumat, 14 Januari 2011 14:15 WIB Issue Share :

Si Anak Kampoeng diharapkan dapat buat anak rajin sekolah

Jakarta-Si Anak Kampoeng menampilkan masa kecil Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Ahmad Syafi’i Ma’arif atau Buya Syafi’i. Film itu dibuat supaya anak-anak yang menontonnya rajin sekolah.

Tujuan tersebut diungkap oleh sang sutradara film tersebut, Damien Dematra. Lewat film tersebut, diharapkan anak-anak yang menonton menghargai tentang pentingnya pendidikan.

“Supaya anak-anak itu kalau sekolah yang rajin. Jangan mentang-mentang dibayarin orangtua. Supaya anak-anak selalu ada harapan buat anak-anak Indonesia walaupun berasal dari tempat terpencil buat bersekolah,” kata Damien saat ditemui di Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/1).

Film tersebut tentang kehidupan masa kecil Buya di Sumpurkudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Akan dikisahkan Buya yang penuh rintangan untuk bersekolah.

“Ini menceritakan masa kecil Buya. Mau sekolah susahnya minta ampun. Dia banyak menemui halangan untuk merantau. Karena ada masalah sosiologis, antropologis, psikologis yang menghambat Buya mencapai impian. Berbeda dengan anak-anak sekarang,” papar Damien.

Film tersebut akan mulai syuting pada 29 Januari sampai 15 Februari 2011 di kawasan Puncak Bogor. Ditargetkan film tersebut bisa tayang pada Maret atau April 2011.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…