Jumat, 14 Januari 2011 16:56 WIB News Share :

Pria bertato ditemukan tewas di hutan

Grobogan (Espos)--Warga Deras, Kecamatan Kedungjati temukan mayat seorang pria dengan tato di dada di petak satu Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tanggungharjo. Warga sempat menduga pria tanpa identitas tersebut adalah pelaku kejahatan.

Informasi yang diperoleh Espos, Jumat (14/1), mayat pria tanpa identitas tersebut memiliki ciri-ciri, tinggi badan 160 cm, rambut hitam, kulit sawo matang dan berbadan kurus, memiliki tato di dada dan berjenggot.

Penemuan mayat tersebut bermula ketika saksi M Rodi, 35, warga Deras, Kedungjati bersama Sulis tengah mencari rumput di kawasan hutan RPH Tanggungharjo, Kamis sore (13/1).

Ketika keduanya hendak pulang dengan mengambil jalan pintas melewati petak satu RPH Tanggungharjo, curiga melihat ada tubuh manusia tergeletak berpakaian batik.

Semula keduanya mengira orang yang tengah beristirahat di kawasan hutan tersebut. Namun begitu didekati dan coba diteliti ternyata pria berpakaian batik tersebut tidak bergerak dan sudah tidak bernyawa.

Temuan tersebut segera dilaporkan ke aparat pemerintah desa setempat yang segera melaporkan hal itu. Warga sempat menduga mayat tersebut adalah pelaku kejahatan yang kabur ke hutan.

“Karena kami melihat ada tato di dadanya,” ujar Rodi.
Menurut Camat Kedungjati, Drs Sutrisno dalam laporannya Jumat (14/1) mengatakan setelah mendapat laporan maka tim medis, Muspika dan polisi segera mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan, polisi tidak menemukan kartu identitas di tubuh jenazah pria kurus tersebut. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan.
Mengenai dugaan bahwa pria tanpa identitas karena ada tato di dadanya, Camat Kedungjati tidak bisa memastikan.

“Diperkirakan pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal adalah gelandangan yang kelaparan di tengah hutan,” terang Camat Kedungjati Sutrisno

rif

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…